29. Kamu Tidur?

1227 Words

"Kamu takut kejadian kaya tadi?" Bima merasa bersalah karena ulah tak sadar itu membuat dirinya melukai perasaan Raisa. Aneh sekali jika diingat lagi. "Engga. Aku cuma takut khilap dan minta kamu sentuh aku lagi." Bima kaget dengan ucapan frontal Raisa meski dia suka. Wanita yang jujur. Sangat tahu apa yang diinginkannya. "Kamu mau, Rai?" "Mau apa?" "Ciuman … lalu mungkin ituh?" Wajah Raisa memerah hanya dengan mendengar ucapan Bima. Siapa yang tidak tertarik dengan Bima. Dia mencintainya, dan sepertinya Bima merasakan hal yang sama. Dan yang paling aneh, desiran hangat ini hanya terjadi saat Bima yang mendekat. Sebelumnya tidak pernah. Bahkan Nandi atau Jodi yang notabene lebih dekat karena sering bertemu pun tidak bisa membuat Raisa berdesir hebat seperti ini. Tidak ada lagi ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD