Kenzo langsung menarik tangan istrinya.”Jangan pegang-pegang Kenzie. Biarkan dia manja sama Istrinya, sekarang, Mama cuma punya Papa.” Kenzie mencebik,”oke, Kenzie udah ada istri kok,”balasnya dengan nada pamer. Kemudian ia bersandar di bahu Seva, memperlihatkan kemesraan di depan orangtuanya. “Ah, Kenzie...kita istirahat aja kalau gitu.” Seva tersenyum malu. Ia mendorong suaminya pelan. “Iya, istirahat saja,ya. Sampai ketemu besok pagi untuk sarapan,”kata Yuanita. “Iya, Ma. Kami pamit dulu.” Seva berdiri, kemudian Kenzie ikut berdiri, memeluk lengan Seva dan menyandarkan kepalanya dengan manja di sana. “Kenz!”panggil Kenzo saat Kenzie sudah berjalan beberapa langkah. “Ada apa, Pa?” Kenzie menarik Seva agar berbalik arah, ia malas mengenyahkan kepalanya dari bahu Seva. “Berusaha yan

