Membungkam Kesombongan Celine

1116 Words

Setelah tak terdengar lagi Tony berbicara, aku pun segera memutuskan untuk langsung mendorong pintu ruangannya, pada akhirnya. Tanpa basa-basi lagi, aku langsung menodongnya dengan pertanyaan yang membuat aku sangat penasaran. “Hei…, siapa orang yang baru saja berbicara denganmu, Tony? Kamu tidak bisa lagi mengelak. Aku sudah mendengar percakapanmu, barusan. Sebenarnya, siapa yang sudah menyuruhmu untuk membantuku, huh?!” Raut terkejut Tony, yang masih menggenggam ponsel di tangannya nampak jelas di mataku. Aku yakin, kedatangan dirinya yang tiba-tiba di kantor ini, bukanlah hal yang kebetulan. Sebenarnya, siapa yang sudah memberi perintah kepada, Tony? Apa semua ini ada hubungannya dengan Justin atau opah Carlos? Hatiku pun bertanya-tanya. Tak mau dibuat mati penasaran, lebih baik lang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD