Dokumen Rahasia Penting

1097 Words

“Ck, hentikan tawamu itu, Tony!” dengusku kesal, mengingat selama ini dia pergi entah ke mana. Datang secara tiba-tiba, sekarang malah menertawakanku selepas itu. Sungguh menyebalkan. “Ups, tak berubah sama sekali, Tuan Putri ini. Masih saja tetap galak,” ejeknya sambil menutup mulut dengan tangan kanannya, cengengesan. Dia pun kemudian mengambil posisi duduk di sofa panjang dengan santainya, sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam tas hitam yang dibawanya. Aku menatap sinis ketika mendengar ejekannya, sambil mengikuti dengan penasaran apa yang dia bawa dalam tasnya. Sebenarnya, ke mana saja dirinya selama satu bulan ini? Aku benar-benar dibuat sangat penasaran ingin mendengar penjelasannya sekarang juga. “Duduk, dong! Masa, hanya berdiri di situ?” ujarnya menoleh ke arahku dengan senyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD