Kemunculan Tony Yang Tiba-tiba

1204 Words

Berkali-kali aku lirik arloji di tanganku, dengan gelisah. Pikiranku entah kemana dengan ponsel yang ada di tanganku. Jarum jam sepertinya berjalan begitu lambat, seakan masih berada di angka yang sama. Aku sudah menghubungi Justin Sebastian, untuk menemuiku di apartemen. Namun, sampai detik ini pun, tak terlihat batang hidungnya. Padahal, dia sudah berjanji akan diusahakan untuk secepatnya datang. Jujur saja, saat ini aku merasa cukup resah memikirkan nasib yang akan aku hadapi esok hari. Ancaman Celine dan Marco, sedikit mengusik ketenangan hatiku. Bagaimana jika itu akan benar-benar terjadi? Ayahku akan menyerahkan sepenuhnya kekuasaan kepada Marco dan Celine, tanpa memikirkan nasibku yang merupakan anak kandungnya sendiri. Aku tak tahu lagi harus meminta bantuan siapa lagi, selain

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD