*Keaton* Desahannya membuatku terus menekan milikku lebih dalam pada miliknya yang sempit itu, meskipun bibirnya kulumat habis tetapi tetap saja erangannya mampu membuat naluri kejantananku bertambah besar, aku semakin b*******h dan belum siap untuk melepaskannya dariku. Aku lihat dia sepertinya menggelinjang kenikmatan karena aku terus dominan menguasai tubuhnya hingga dia tidak mampu bergerak, berkali-kali aku melihatnya merona karena klimaks dan aku merasa bangga telah memberikan kenikmatan berkali-kali padanya. Siapa yang tidak bangga wanita idaman setiap lelaki memohon kenikmatan dariku, semua lelaki menginginkannya akibat ulahnya berpenampilan seksi malam itu, tetapi aku yang menikmatinya sekarang. Entah sudah berapa lama kami beraksi, saat aku melirik ke arah jam dinding yang

