*ELLA* Aku sudah sampai di kamar istimewaku, duduk di atas kasur empukku sembari mengingat apa yang telah aku lakukan sepanjang malam kemarin dan tadi pagi, seumur hidup baru ini aku melakukan hal segila itu. Bibir ini tak henti hentinya mengulas senyum bahagia, bahagiakah aku, inikah rasanya bahagia karena sentuhan lelaki tetapi sayangnya dia bukan suamiku, jika dia suamiku maka bahagia ini mungkin lengkap 100% dan baru bisa aku katakan YA .. AKU BAHAGIA! "Naomi--" "Ya Madam, ada apa?" Aku menelpon sekretarisku untuk menyiapkan semua keperluanku yang sangat mendesak. "Aku minta tolong kau belikan aku baju dan rok untuk ke kantor, kau tahu stlye yang aku mau 'kan dan ukuranku. " "Ok Madam ...." "1 lagi," "Ya -- adalagi Madam." "Dan lingerie." Lama, dia tidak menjawab, mungkink

