Tak beberapa lama kemudian, Richo kembali ke rumah sakit Cip***, pria itu berjalan ke arah ruang UGD sambil membawa dua kantong darah. Sekarang pria itu sedang menunggu di luar bersama dengan Arsen yang sedang duduk di kursi tunggu. *** Di sebuah tempat yang sunyi dan jauh dari keramaian, seorang gadis sedang berjalan dengan raut wajah penasarannya kala tak pernah melihat tempat seperti ini di seumur hidupnya. "Aku ada di mana?" Tiba-tiba, terdengar suara tangisan seorang wanita dari dalam rumah kecil dekat bangunan mirip tempat hiburan malam atau club itu. Namun anehnya, bangunan itu samar-samar, seakan hanya bayangan saja, berbeda dengan rumah kecil yang merupakan sumber suara tangisan itu yang terlihat seperti nyatanya. "Siapa yang menangis?" Sang gadis berjalan ke arah rumah kec

