True Love 55

1388 Words

Keysa tengah berjongkok di sebuah gundukan tanah dengan nama yang tertulis di batu nisan tersebut Reinaldo Ephraim, selepas mengantarkan Keenan tadi, Keysa segera menuju pemakaman alm suaminya Reinaldo Ephraim. "Assalamualaikum mas Rei" ucap Keysa kala dirinya sudab berada di dekat pusaran sang suami. Seulas senyum terbit di wajah Keysa, "mas, kamu tahu, Keenan sudah bisa berbicara dengan kosa kata yang mulai bisa di pahami oleh banyak orang, Keenan kita sudah banyak belajar. Aku dan Keenan sangat merindukan kamu mas" ujar Keysa di atas pusaran sang suami dengan mata yang mulai berembun. "Mas, aku minta maaf" lanjutnya dengan bibir yang mulai bergetar, "karena aku tidak setia pada janji kita dahulu" tuturnya. "Aku minta maaf mas" lirihnya dengan air mata yang sudah meluluh di atas pipi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD