Hari pernikahan pun tiba. Keysa, wanita itu masih berada di dalam sebuah kamar yang sudah di sediakan khusus untuk pengantin berganti pakaian. Wanita cantik yang menjadi Ratu pada acara hari ini masih terduduk di atas menghadap pada sebuah cermin di depannya. Untuk sesaat Keysa memejamkan matanya, untuk menghalau rasa gugup dalam dirinya, helaan nafas pun Keysa hembuskan. Sekilas bayangan Rei mincul di saat dirinya memejamkan matanya. Pria yang menjadi sosok suami bagi Keysa selama kurang lebih lima tahun silam itu muncul bayangan wajahnya di saat Keysa memejamkan kedua matanya, dengan seulas senyum terbit di wajah tampan nan pucat pria itu, senyum yang begitu tulus, menenangkan, senyuman yang selalu membuat hati Keysa menghangat, dengan kepala pria itu yang di anggukan sekali secara pe

