Diam-diam ada yang mengamati. Mira dengan menipu hatinya. Wirdan yang berupaya mengejarnya walau diacuhkan. Ada dua orang patah hati yang hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apapun. Ada dua orang patah hati yang menyimpan sakitnya melihat orang yang dicintai tak sedikit pun menatap balik. Ada dua orang patah hati yang hanya mampu tersenyum getir di depan yang lain. Ada dua orang patah hati yang tak mampu memperjuangkan rasa cintanya sendiri. Sebab hati adalah hal yang tak bisa dipaksakan. Jika memang tak ada rasa maka selamanya akan sama. Selama apapun menunggu. Sebanyak apapun berkorban. Yang didapat hanyalah perih dan luka berkali-kali. Jika mampu membalikkan keadaan, pasti ingin. Tapi sayangnya, fakta di depan mata berjalan lain. Kenyataan berpaling. Takdir memang tak memandang buluh sia

