Bab 177. Bertemu Gilang

1028 Words

Rita tersentak kaget sekaligus terkesiap mendengar kata-kata tajam mamanya. “Aku nggak mau bercerai, dan nggak akan pernah bercerai,” tegasnya. “Kamu terlalu mendambakan cinta, sekarang ini hal yang paling penting adalah uang, Rita. Kamu sudah mendapatkan segalanya, mobil, rumah, usaha yang lancar. Gilang? Huh, nggak ada harapan dan jaminan dia berubah. Bisa-bisa kamu jadi korban selanjutnya, korban keganasannya," desis Dwi. “Turun, Ma.” “Rita?” “Turun aku bilang.” “Hei, berani-beraninya kamu?” Rita diam, dan Dwi yang menatapnya tajam. “Baiklah. Nggak apa-apa kalo kamu nggak mau dengerin Mama. Kamu hidup semaunya ... silakan. Mama nggak peduli!” teriak Dwi dengan wajah bengisnya. Dia keluar dari mobil Rita dan menutup pintu mobil dengan kasar. Setelah berhasil menahan emosinya bebe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD