-Drrt drrt drrt-
Ada pesan masuk ke telepon seluler ku. Tapi kok hape yang ini? Aku punya 2 hape, yang 1 untuk kepentingan pribadi sehari-hati, yang 1 buat hacking, dan ga ada yang tahu nomor hape gue yang ini. Gue sering terima kerjaan hacking, tapi bukan hacking yang melanggar aturan, biasanya hacking anti virus yang dikeluarkan oleh perusahaan anti virus, kalau bisa gue retas, gue dapet duit, trus retas telepon adek gue atau temen gue sesama hacker.
Tapi kok ini hape bunyi. Gue cuekin aja deh. Nanti juga ada SMS masuk kalau serius.
-Drrt drrt drrtt-
Tuh kan masuk SMS. Isinya tawaran hadiah 30 juta untuk yang bisa meretas Videotron di kawasan Kuningan, Jakarta, tanpa jejak.
Lumayan nih 30 juta buat bayar tanah di Bogor.
Click bait ga ya?
Emh, tapi kok bisa tahu nomor gue yang ini? Kalo dia jago hacking, ngapain dia nyari gue? Abaikan sajalah.
"Mas Ben, udah bisa pembayarannya." Kata Linda.
"Oke, gue naik dulu."
"Eh tunggu Mas Ben, disuruh ke ruangan Pak Roy."
"Oke." Dooh, pagi-pagi udah banyak bener kerjaan, mana belum sarapan lagi.
-Tok tok tok-
Gue udah di depan ruang Pak Roy.
"Masuk."
"Ben, nih kerjaan, selesaikan besok ya."
"Hah? Apa ini pak?"
"Bikinin name tag buat Presdir baru, sama input data nomor rekening dan CVnya."
"Astaga pak. Ini kan kerjaan HRD sama keuangan kenapa jadi IT juga yang ngerjain?"
"Ya sekalian lah, printer di tempat IT kan yang paling bagus, masukin data langsung dari sumbernya juga gpp kan, keuangan lagi sibuk bikin laporan. Udah sana."
"Iya pak." Gini amad jadi IT semua kerjaan di borong. Untung masih punya anak buah, biar mereka aja yang ngerjain.
"Jun." Salah satu anggota tim IT.
"Apa mbak?" Diantara semua rekan kerja, cuma dia yang waras manggil gue 'mbak'.
"Sibuk ga Lo?"
"SIBUK!" Jawabnya lantang bener.
"Nih kalau sibuk, gue tambahin kerjaan besok udah harus jadi buat Presdir baru."
"Mbak! Kenapa selalu aku yang mengalah?" Malah nyanyi si Jun.
"Tak pernah kah kau berpikir sedikit tentang manager mu?" Gue balas pakai nyanyian juga.
"Iya deh, demi mbak Bening yang ayu dan menawan."
"Tjakep! Dapet sepeda!"
"Benar ya mbak?"
"Tapi bohong."
Do what you love, and love what you do. Gue menyukai pekerjaan ini, berada di depan layar, menghafal kode-kode, kadang iseng perang sesama programmer, kadang bikin games buat tambahan beli s**u anak, cuma sayang anaknya belum ada, jadi buat beli alkohol aja... hahahaha.
"Mbak?"
"Apa?"
"Nama Presdir nya Sophia?"
"Lah, tulisannya gimana?"
"Tulisannya Pak Roy cakep banget mbak."
"Hahaha, ya tulis aja seperti yang lo lihat."
***
Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan penamaan tokoh, tempat dan atau lainnya itu hanyalah sebuah ketidaksengajaan.
Palgiator dilarang nyolong!
Terimakasih buat para pembaca, tolong kasih bintang 5, like dan komen.