Banyak drama yang mereka lalui pagi ini. Khalid menjauh ke tempat tidur. Duduk di sana melihat saja Khumaira. Menelaah bagaimana segala hal berubah begitu cepat dalam dirinya. Telah menangis, telah marah dan bersedih. Khalid ingin sekali melihat dia berbahagia seperti ... yah, seperti sesaat setelah mereka selesai bercinta. Khalid suka Khumaira yang tenang, terlihat tak memikirkan banyak hal. “Apa yang biasanya kau lakukan saat pagi hari? Sebelum sarapan?” tanya Khumaira biasa saja. “Aku senang menghirup udara segar.” Khalid jadi terkenang sosok Bagas yang mungkin sedang berada di taman rumah Wandawarma, menatap bunga-bunga dan pepohonan sendirian. “Kau sendiri?” Khumaira berlari menyingsing rok gaunnya lalu melewati Khalid naik ke tempat tidur dan menghempaskan tubuhnya. “Aku suka b

