Camelia Is Back

1036 Words

Kalau hamil anak pertama, memang lebih sulit dari pada anak kedua nantinya. Itu sih kata mama Zalen, enggak tahu lagi kan kedepannya. Ah, sekarang jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Dan Zen masih belum membuka matanya. Mau tidur sampai jam berapa lagi heh? "Mas, bangun dong. Abis subuh tidur lagi sampai jam segini. Katanya mau ke perusahaan papa, gimana sih?" kesal Zahra. Dia bangkit dari posisi duduknya, dan berjalan menuju kamar mandi. Hanya sekitar 30 menit, Zahra keluar dengan gaun ibu hamil yang melekat di tubuhnya. Rambut panjangnya dia urai, dan jika dilihat-lihat, panjang rambutnya sudah hampir mencapai pinggul. "Mas ayo bangun." "Hmm." Jika sudah bergumam tidak jelas seperti ini, pasti ujung-ujungnya nanti Zen akan bangun lebih siang. Dasar. Tangan Zahra terarah merapika

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD