(Baik, Mas. Tapi apakah kau tidak bisa pulang? Apakah kondisi ayahnya filsa belum baik-baik saja?) (Belum stabil, nafasnya masih sesak dan dia masih menggunakan oksigen.) (Baiklah kalau begitu aku berdoa semoga semuanya kembali membaik,) balasku. (Terima kasih Aini.) (Sama sama Mas.) Ya, beginilah, akan selalu aku yang direpotkan karena secara tidak langsung aku juga adalah anggota keluarga inti yang secara tidak langsung, mau tak mau, harus terhubung dengan Filza. Dihindari sekeras apapun, pertemuan dan pertentangan akan selalu terjadi. Jadi, beginilah hidupku yang penuh liku ini. "Ah, daripada buang waktu sebaiknya aku segera memasak saja karena khawatir Mas Albi akan lapar dan tidak bisa menunggu." Aku menunggumu dalam hati sambil segera menuju ke dapur dan menyiapkan menu sederh

