74

1034 Words

"Assalamualaikum," sapa ayah dan Ibu yang terlihat berdiri di balik pintu. Aku tersenyum saat memandang kedua orang tuaku di sana. Ada rasa senang ketika orang orang yang kucintai hadir dan menghampiri. "Ayah, Ibu, tumben datang malam malam," ucapku sambil menyalami mereka. "Kami khawatir tentangmu dan anak anak, bagaimana kalian?" tanya Ayah sambil merangkul bahu dan masuk bersamaku ke ruang tamu. "Kami baik baik saja." "Jangan berikan jawaban klise, katakan yang sebenarnya, apakah kalian menghadapi kesulitan?" "Sebenarnya tidak juga meski di persidangan tadi berlangsung alot, kami berdebat panjang dan saling menuding, sidang ditunda hingga Minggu depan untuk mendengar keterangan saksi." "Jadi, siapa yang akan kau kehendaki sebagai saksi?" "Ibu dan Mbak Dina tetanggaku," jawabku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD