#17

1577 Words
"Hai tumben pagi-pagi kalian sudah ngobrol?" tanya Keanu melihat keduanya bergantian sambil melangkah ke sofa dan menyilakan Jaden duduk. Sesaat Jaden dan Defla saling menatap dan terlihat bingung. "Iyah aku juga kaget, pagi-pagi sekali dia ke sini, trus ngapain kamu juga pagi-pagi ke sini Kean, aku aja belum mandi," ujar Kayla menatap Keanu tanpa ekspresi. Terdengar tawa Keanu. "Ah yaaa aku dari rumah, semalam ngobrol sampe malem sama Jaden,  ya udah nginep di rumah sekalian,  dan pagi-pagi aku ke sini, pingin ngopi, kamu kan lumayan enak kalo bikin kopi," Keanu menatap Kayla yang mendengus kesal. "Oh yaaa aku sampai lupa, Jaden kenalkan ini Kayla, wanita yang telah membuat aku menunggu lama, dan karena dia juga aku betah melajang, namun bulan depan aku akan memeluknya tiap hari dan..," Keanu menghentikan kalimatnya, saat Kayla mencubit perut Keanu dan berusaha tersenyum pada Jaden. "Baiklah aku akan menyiapkan sarapan untuk kalian," Kayla berdiri dan Keanu mengikuti di belakangnya. "Aku tinggal dulu ya Jaden,  Defla,  mau menyapa oma Yasmin," ujar Keanu dan kedua mengangguk bersamaan. *** Suasana hening saat ruang di tamu hanya ada Jaden dan Defla. Defla hanya menunduk mempermainkan jemarinya. Sementara Jaden menatap wanita yang dicintainya dengan d**a sesak. "Apa kabar Def?" akhirnya terdengar sapa Jaden. Defla menatap Jaden dan meneguk salivana dengan berat, mata Defla mendadak berkaca-kaca. "Akuu...aku merindukanmu Jad," dan Defla kembali menunduk,  raut wajah Jaden terlihat kaget dan menggeleng perlahan. "Jika merindukanku, mengapa kau ke sini,  mengapa tak menemuiku?" tanya Jaden menatap Defla yang terlihat bingung. " Aku,  aku minta nasehat pada Kayla,  aku harus gimana, meski ia membenciku,  aku tak punya pilihan,  harus minta nasehat pada siapa," perlahan air mata Defla mengalir dan ia menghapusnya pelan. Jaden pindah tempat duduk mendekati Defla. "Aku,  aku juga sangat merindukanmu Def," kedunya terlihat menahan tangis. Kayla dan Keanu melihat keduanya dari balik partisi ruangan. Keanu mengenggam tangan Kayla dan menahannya agar tak memanggil keduanya untuk sarapan dan membiarkan masalah keduanya terselesaikan. **** Setelah keduanya dirasa cukup untuk berbicara Kayla memanggil Defla dan Jaden untuk sarapan,  setelah sarapan Defla pamit menuju rumah sakit, untuk menunggui mamanya,  dan Keanu serta Jaden melanjutkan perjalanannya menuju kantor. **** Seharian ini Kayla melakukan perawatan tubuh,  ia malas sebenarnya,  tapi melawan kehendak om Yasmin sama saja dengan mengajaknya berperang, ia pasrah saja. *** Sore hari saat Kayla baru saja masuk ke kamarnya, pintu kamarnya diketuk dan terlihat oma Yasmin membuka pintu, duduk di samping Kayla yang baru membuka matanya. "Itu tadi pagi yang bernama Defla ada apa ke sini?" pertanyaan Oma  dijawab Kayla dengan mengedikkan bahunya. "Aku mendengar cerita dari Tita jika ia sangat menyukai Keanu, lalu apa urusannya pagi-pagi menemuimu?" tanya oma lagi. "Ia ingin kembali pada tunangannya oma,  tapi bingung, ia meminta nasehatku," jawab Kayla. "Itu tadi mantan tunangannya yang makan bareng," tambah Kayla. "Hmmm hidup, terkadang memang kita tak tahu arahnya," ucap oma pada Kayla, mengusap perlahan kepala cucunya dan melangkah ke luar kamar Kayla. *** Pernikahan Keanu dan Kayla tinggal dua minggu lagi, Keanu terkadang gelisah karena semakin sulit bertemu dengan Kayla,  ia hanya bisa menelponnya atau paling tidak video call. Keanu ingin sekali memeluk,  hanya memeluk Kayla. Seperti malam ini Keanu kembali menelpon Kayla. Kay Hmmm Aku sangat merindukanmu Kay .... Heeii Kaaay, kamu sangat jarang menangis, ada apa Aku kangen mama dan papa,  harusnya mereka melihat kita nikah Keanu...akuu aku ingin memelukmu di saat seperti ini Tunggu aku Kay.. Dan suara Keanu menghilang,  Kayla menangis sambil sesekali suaranya lirih memanggil papa dan mamanya. *** Setengah jam kemudian tiba-tiba pintu terbuka dan tampak wajah kawatir Keanu, bergerak cepat ke kasur tempat Kayla menangis dan mendekapnya dengan erat. Mengusap kepala dan punggung Kayla. "Menangislah,  menangislah Kay,  aku yakin orang tua kita  bahagia melihat kita sekarang Kay," mata Keanu berkaca-kaca dan membiarkan dadanya basah oleh air mata Kayla. Oma Yasmin menangis lirih mendengar kata-kata Keanu, dan segera turun menuju ruang makan. **** Setelah tangis Kayla reda Keanu melepas pelukannya dan mengangkat dagu Kayla. "Makan yuk,  kamu belum makan kata oma sejak tadi siang,  aku nggak mau Kayla yang kurus, aku lebih suka Kayla yang berisi dan ingat dua minggu lagi kita akan bersama di sini,di kamar ini," Keanu mendekatkan bibirnya pada bibir Kayla, dan Kayla meraih leher Keanu, meleburkan keduanya dalam rindu yang telah sekian lama mereka tahan. *** "Kayla kok nggak ikut turun Keanu, ia belum makan?" tanya oma Yasmin saat Keanu menemuinya di ruang makan. "Ia tertidur oma,  setelah tangisnya reda tadi,  saya tidak tega membangunkannya," ujar Keanu dengan mata berkaca-kaca. "Sejak kecil kami terbiasa bersama,  saya hafal betul, kapan saat dia harus saya temani oma, tadi begitu dia menangis mengatakan rindu pada mama dan papanya,  secepatnya saya ke sini, dan benar saja oma, Kay langsung saya peluk dan menangis lama di d**a saya,  lalu tertidur,  jangan kawatir,  bentar lagi dia bangun pasti akan makan oma," ujar Keanu meyakinkan oma Yasmin. **** Kesibukan mulai terasa, tiga hari lagi pernikahan akan dilaksanakan, sejak lima hari lalu rumah oma Yasmin berbenah dan Kayla jadi semakin melankolis, selalu merasa sedih karena mengingat papa dan mamanya. Paman Kayla dan keluarganya sudah datang sejak kemarin. Oma Yasmin meminta anak sulungnya untuk membujuk Kayla agar mau turun untuk makan. *** Kayla mendengar pintu kamarnya diketuk. Dengan malas Kayla melangkah ke pintu dan membukanya perlahan. "Nggak mau turun sayang?" tanya Devan mengekor Kayla yang melangkah pelan ke kasurnya, dan duduk dengan wajah lelah. "Males om,  biar ntar malam diantar bibi lagi ke kamar," ujar Kayla malas. "Kamu ini harusnya bahagia,  tiga hari lagi menikah dengan orang yang kamu cintai, om tahu, kamu tidak pernah bisa mencintai siapapun selain Keanu, jangan kau kira om tidak tahu, bahkan saat kau berhubungan dengan John pun,  sebenarnya kamu hanya coba-coba, kamu hanya sakit hati sesaat waktu tahu John mengkhianatimu,  dan asal kamu tahu,  John benar-benar bercerai dengan istrinya, dia beberapa kali mendatangi kantor om, menanyakanmu dengan wajah menyesal, memohon pada om agar memberitahu alamat rumah ini,  tapi tidak om hiraukan," Devan mengusap kepala Kayla yang hanya menunduk. "Yah dia beberapa kali menelponku om, tapi tidak pernah aku angkat, aku merasa bodoh,  percaya padanya,  setelah ia merayuku,  memperdayaku yang saat itu memang butuh teman curhat karena sering mengingat Keanu, aku bersyukur masih utuh menjaga milikku, dia benar-bensr bisa membuat wanita nyaman berada di dekatnya namun setelah itu dihempaskan ke tempat paling menyakitkan," Kayla berujar dengan wajah marah. Devan memegang tangan Kayla,  dan menepuknya pelan untuk menenangkan Kayla. "Turun yuk,  makan sama tante dan sepupumu, masa kamu nggak ingin menikmati akhir masa lajangmu dengan kami?" tanya Devan sambil tersenyum dan Kayla tak mampu menolak lagi. **** Sejak pagi Kayla sudah dirias karena jam 09.00 akad nikah akan dilaksanakan dan jam 12.00 dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Semuanya menghibur Kayla karena sejak pagi air matanya tak henti mengalir dengan deras. Perias harus memastikan Kayla tidak menangis lagi karena akan mengacaukan riasan. Jam 08.00 iring-iringan mobil keluarga Kayla bergerak ke hotel yang dituju,  milik papa Defla. Setelah sampai,  semua menuju ballroom yang telah dihias sedemikian mewah. Kayla didudukkan di ruangan khusus menunggu akad nikah dilaksanakan. Kayla ditemani Christin,  istri dari pamannya, Devan, sedang oma Yasmin dan keluarga yang lain berada di ball room hotel menunggu kedatangan Keanu dan keluarganya. "Jangan bersedih lagi sayang,  kamu cantik sekali hari ini, Keanu pasti akan kaget melihat perubahannya," ujar Christin memegang tangan Kayla yang terasa dingin sejak tadi. Tak lama muncul Defla di ruangan itu dan memekik perlahan melihat Kayla yang sangat cantik. "Aaaah cantik sekali Kayla," kata Defla sambil memeluk Kayla. "Heeeeii jangan bersedih,  tuh iring-iringan pengantin pria sudah datang," ujar Defla lagi. Dan Kayla sekuat tenaga berusaha menahan tangisnya saat mendengar suara Keanu yang mengucap ijab qobul dengan tegas dan lancar. Akhirnya Kayla dibawa ke luar oleh istri Devan, menemui Keanu untuk menandatangani surat nikah dan penyerahan mas kawin. Dari tempat Kayla melangkah Keanu melihat istrinya yang berjalan pelan dan berusaha tersenyum, Keanu tahu jika istrinya menahan tangis,  sekuat tenaga ia berusaha untuk tidak memeluk istrinya saat tiba dihadapannya dan menunduk mencium punggung tangannya, menandatangani surat nikah, saling memasang cincin kawin dan penyerahan mas kawin. Selanjutnya kedua mempelai melakukan sesi foto bersama keluarga,  sahabat dan para tamu. Saat ada jeda sebelum resepsi pernikahan Keanu memeluk Kayla yang sedari tadi ia tahan. "I love you Kay,  jangan sedih lagi,  aku akan selalu di sisimu, jangan nangis,  kamu sangat cantik hari ini," Keanu melepas pelukannya dan menatap wajah Kayla yang juga menatapnya penuh rindu. "Hei heeeii cucu oma,  teruskan nanti di kamar,  sekarang cepat makan,  ditunggu perias untuk persiapan resepsi," oma Yasmin mengagetkan keduanya dan keluarga yang lain termasuk nenek Keanu hanya bisa tertawa. Tampak Defla membawa piring dan segelas air putih. "Nih sudah aku ambilin, kalian ngak akan sempat, nih Kay,  suapi suamimu, cepet nggak pake lama,  waktu terus berjalan," ujar Defla menatap keduanya lalu turun lagi,  tampak Jaden menunggu di bawah dan menggandeng tangan Defla. **** Resepsi pernikahan berjalan lancar Kayla dan Keanu tak henti-henti memandangi oma dan nenek mereka yang terlihat sangat bahagia dan sesekali saling melempar senyum. "Sayang,  kayaknya nenek dan oma lebih bahagia dari kita ya,  dari tadi aku melihat mereka tersenyum tapi matanya berkaca-kaca," ujar Keanu saat keduanya sedikit bisa bersatai saat tamu mulai berkurang. "He'eh, cita-cita mereka tercapai menikahkan kita, terutama kasihan sama kamu yang bertahun-tahun merana," ujar Kayla yang dijawab oleh Keanu dengan mencium bibirnya sekilas. Namun tak lama tubuh Kayla menegang saat diantara tamu yang baru datang ia melihat John dengan setelah jas warna hitam dan badannya yang gagah melangkah menuju pelaminan,  seketika wajah Kayla berubah dingin. Keanu menyadari perubahan istrinya, ia bingung dan menggenggam tangan Kayla. "Sayaaang kamu kenapa? ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD