#18

1376 Words
"Dia datang Kean," ujar Kayla lirih namun rahangnga mengeras. Keanu akhirnya mengerti begitu laki-laki bule tampan dan gagah dengan rambut pirang berjalan mendekat ke arah mereka di pelaminan. Menyalami Keanu dengan senyum dipaksakan dan menatap Kayla dengan tatapan rindu. "Selamat Kay, maaf telah membuatmu sakit dan pergi,  aku baru menyadari sangat mencintaimu setelah kau tak lagi di sisiku, maafkan aku," Kayla hanya mengangguk dengan tatapan dingin saat John menjulurkan tangannya dan Kayla menyalami sebentar lalu ia lepaskan. Lalu John menatap Keanu dengan wajah datar. "Kau selalu ada di hatinya,  bahkan saat kami dekat, sangat dekat dalam arti sebenarnya yang ia sebut namamu berulang," ujar John dan berlalu dari hadapan keduanya, Keanu sempat melihat John yang berjalan menuju paman Kayla dan mereka berbicara lama berdua, Devan menepuk bahu John berulang kali dan John hanya mengangguk dengan tatapan sedih. Lalu ia menoleh sekali lagi ke arah Kayla, menatapnya lama dan ke luar dari ballroom. **** Acara selesai  sekitar jam tiga sore, oma Yasmin berjalan menuju Keanu dan Kayla setelah semua prosesi resepsi pernikahan selesai. "Kamar pengantin kalian ayo oma tunjukkan," ajak oma Yasmin. "Kok nggak di rumah aja sih oma?" tanya Kayla. "Ah kamu ini,  yang di rumah ntar setelah dari sini," sahut oma. *** "Nih Keanu, access cardnya, baju kalian berdua beberapa hari ada di dalam juga, ntar kalo mau pulang telepon oma ya, mobil oma siap menjemput kalian pulang ke rumah, oma bahagia melihat kalian akhirnya bersama," oma Yasmin memeluk keduanya bergantian dengan mata berkaca-kaca. Oma Yasmin berlalu dan bergegas menuju ballroom lagi. Keanu dan Kayla bergerak beriringan,masuk ke dalam suiteroom hotel dan melihat kamar mereka dihias dengan indah,  pasti oma Yasmin yang merancang semuanya. Mendadak mata Kayla menjadi basah dan Keanu memeluk Kayla. "Meski dia keras mendidikku,  aku tahu ia ingin memberikan yang terbaik untukku," Kayla melabuhkan kepalanya di d**a Keanu. "Maafkan aku Keanu, kedatangan laki-laki itu pasti mengganggumu," ujar Kayla perlahan. Keanu mengusap punggung Kayla. "Tidaaak,  tidak ada pengaruhnya bagiku, menunggumu sepuluh tahun membuat aku bisa lebih sabar menghadapi apapun, apapun,  termasuk yang dia katakan tadi,  aku tahu maksudnya, ia ingin aku marah padamu, ah terlalu dangkal pikiranku kalo aku marah karena dia mengatakan disaat dekat dalam arti sebenarnya, dia memanggil namamu, aku tahu,  dia ingin memberitahuku bahwa kau sudah pernah ia sentuh,  aku tak peduli Kayla dan lagi bekas sentuhannya sudah aku hapus saat di apartenmu dulu,"Keanu menatap Kayla dengan mesra dan merasakan jari Kayla yang mencubit perutnya. Keanu melepas pelukannya dan menyarankan Kayla mandi terlebih dahulu. "Mandilah,  setelah itu aku, gerah rasanya Kay," ujar Keanu melepas dasi kupu-kupunya, membuka tuxedo, kemeja dan celana bahannya. Menyisakan boxer dan kaos tipis,  ia merebahkan badannya di kasur. Kayla memunguti baju Keanu dan perlahan membuka baju pengantinnya dan secepatnya memakai bathrobenya,  membersihkan riasan dan melangkah ke kamar mandi,  melepaskan bathrobe, bra dan celana dalamnya lalu masuk ke bathup, melemaskan semua kepenatan, ia pejamkan matanya. Tak lama ia mendengar pintu kamar mandi terbuka, Kayla terbelalak kaget, Keanu dengan santai mendekatinya dan masuk ke bathup dan duduk di belakangnya. "Agak maju dikit sayang," ujar Keanu perlahan dan menarik Kayla agar bersadar ke dadanya. "Ngapain kamu masuk juga, aku  nggak pengen diganggu," suara Kayla terdengar lirih, menyadari tangan Keanu yang mengusap dadanya perlahan,  memainkan ujungnya dan menciumi lehernya. "Aku nggak akan ganggu kamu, aku ngerti kamu masih marah pada mantanmu yang ganteng dan gagah itu, aku cuman pengen kamu melupakannya Kay," ujar Keanu lagi sambil mengusap milik Kayla lama lalu perlahan berusaha melesakkan miliknya pada Kayla yang menjerit tertahan. Kayla Menoleh pada Keanu yang memeluknya dari belakang. "Kean, sakiiit, hentikan dulu, jangan diteruskan, kau lupa,  bahwa ini yang pertama bagiku?" tanya Kayla menahan sakit, Keanu tak menjawab ia hanya mencium punggung Kayla dan diam tak bergerak saat Kayla masih mencengkeran pahanya. "Jangan bergerak Kean,  aku masih belum terbiasa," Kayla merintih dan memejamkan matanya, tak urung air matanya memercik menahan sakit. "Baiklah, aku hentikan dulu, di kamar saja ya sayang?" Keanu bergerak perlahan dan menggendong Kayla yang masih mengernyitkan keningnya menahan sakit. "Maafkan aku, aku cemburu Kay, ternyata dia sangat tampan," Keanu merebahkan Kayla ke kasur dan menciumi wajah Kayla yang masih menahan sakit. "Aku akan membuatmu nyaman Kay, pelan-pelan saja ya?" suara Keanu berbisik di telinga Kayla dan Kayla hanya mengaangguk menatap Keanu yang mulai bergerak perlahan. **** Keanu memeluk Kayla setelah beberapa kali kata maaf. Ia merasa bersalah, saat pertamanya dengan Kayla menjadi menyakitkan seperti ini. "Maafkan aku Kay," untuk kesekian kalinya kata maaf keluar lagi dari mulut Keanu. "Nggak papa,  aku ngerti,  aku nggak pernah lihat kamu marah, sekalinya marah, aku jadi sakit semua," sahut Kayla pelan dan Keanu samar-samar mulai tersenyum. "Entah kenapa tadi tiba-tiba bayangan mantan kamu yang tampan berkelebat, dan aku membayangkan tubuhnya yang tegap memelukmu," Keanu melepaskan pelukannya dan mengangkat dagu Kayla menghadapkannya ke wajah Keanu. "Dan kau tahu,  saat ia memelukku,  yang ada di bayanganku saat itu,  kamulah yang memeluk dan menciumiku," sahut Kayla sambil memandang Keanu yang menatapnya dengan wajah sedih. "Kamu tahu Kean,  kamu jauh lebih tampan dari dia, berkacalah, matamu yang teduh,  alis hitammu memayunginya, hidungmu tegak berdiri,  lalu bibirmu yang penuh dan selalu tersenyum, lalu ini, d**a bidangmu membuat aku nyaman merebahkan badanku sejak dulu, sejak aku belum tahu bahwa aku sangat mencintaimu," Kayla tersenyum memandang Keanu,  tangannya masih menyentuh rahang Keanu. "Entahlah Kay,  aku hanya merasa bahwa dia lebih dari aku," ujar Keanu. "Sudahlah kita tidur ya,  aku capek dan ngantuk," ujar Kayla memejamkan matanya dan Keanu memeluk Kayla mencium keningnya perlahan. Keanu mendengar napas Kayla yang teratur,  lalu ia rebahkan dengan nyaman Kayla di bantal, agar tangannya tidak kebas. Menyelimuti badan Kayla sampai ke dadanya. Keanu beranjak ke kamar mandi dan membersihkan badannya. **** Keanu ke luar dari kamar mandi dan masih melihat Kayla yang nyenyak dengan posisi menyamping, menampakkan punggungnya dan Keanu menarik selimut menutupi punggung Kayla agar tidak kedinginan. Terdengar Keanu memesan makanan untuk makan malam mereka. **** Satu jam kemudian, ada yang mengetuk kamar Keanu dan Kayla, Keanu melangkah ke pintu, ternyata makanan yang ia pesan. Setelah semuanya siap,  Keanu melangkah ke tempat tidur, duduk di samping Kayla dan mencium keningnya perlahan,  lalu turun ke mata dan bibir Kayla. Kayla bergerak dan membuka matanya. "Masi ngantuk," suara Kayla terdengar parau. Keanu tersenyum dan menarik selimut yang menutupi Kayla. Kayla menjerit tertahan dan menahan selimut di perutnya. "Mandi ya,  udah gitu makan," ujar Keanu mengusap d**a Kayla, telunjuknya berputar-putar di d**a Kayla. "Ah geli Kean, baiklah aku mandi dulu," Kayla melilitkan selimut ke badannya dan perlahan berdiri,  melangkah pelan saat mulai dirasakan perih di pangkal pahanya. "Sakit?" tanya Keanu cemas dan berdiri di belakang Kayla. "Nggak papa, perih dikit," Kayla masuk ke kamar mandi. **** Keanu menoleh ke ponselnya saat berbunyi dengan nyaring. Ia lihat ah nenek...ada apa.. Ya neeek Aku tidak mengganggumu sayang Ah nggak nenek,  ada apa Aku ada di depan kamarmu,  sama Yasmin,  mau antar puding kesukaanmu Oh ya ya Keanu buka nek Keanu bergegas ke pintu dan membukanya, nenek Tita dan oma Yasmin bergantian memeluk Keanu. "Mana Kay? " tanya oma Yasmin. "Masih mandi oma, " jawab Keanu dengan wajah memerah dan bingung. Nenek Tita dan oma Yasmin saling pandang dan menahan senyum. "Oma sama nenek nggak capek,  nggak istirahat, mengingat tadi dari pagi maraton,  akad,  resepsi dan ini sore menjelang malam sudah mengunjungi kami di hotel," ujar Keanu terlihat kawatir setelah mereka duduk di ruang tamu. "Kami mengganggumu ya Keanu,  kok tanyanya gitu?" tanya oma Yasmin. "Ah bukan gitu omaaaa,  Kean kawatir oma sama nenek capek," ujar Keanu dan terdengar pintu kamar mandi di buka. "Sayaaang sini makan," ajak Keanu. "Iyaaa bentar,  aku mau pake baju dulu, ntar kamu terkam lagi," ujar Kayla berteriak,  ia tidak tahu jika ada omanya dan nenek Keanu. Wajah Keanu terlihat bingung setelah teriakan Kayla tadi,  sedangkan nenek Tita dan oma Yasmin,  akhirnya tak bisa menahan tawa. "Eh ada nenek Tita sama Omaaa," Kayla kaget saat ia sudah berada di ruang tamu,  wajah Kayla memerah menahan malu. "Duduklah Kay,  ayo kalian makan pasti lapar sekali kan," ujar nenek Tita dan menyodorkan puding yang ia bawa. Kayla dan Keanu mulai makan,  tampak Keanu yang sangat lahap, Kayla sampai terbelalak melihat Keanu yang tak biasa. Nenek Tita dan oma Yasmin saling pandang melihat kedua cucu mereka. "Eeemm boleh oma tanya, apakah kalian sudaaah eemm...," oma Yasmin tak melanjutkan karena nenek Tita mencubit tangan sahabatnya perlahan. ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD