Sejak pertemuan Kayla dan Keanu di rumah sakit, Kayla benar-benar menghindar dari Keanu, semua urusan perusahaan ia percayakan sepenuhnya pada Pak Dedi, Kayla hanya mengawasi dari jauh dan membaca semua laporan dari Pak Dedi dan Sinta sekretarisnya lewat email.
Semua usaha telah Keanu lakukan apalagi sejak mengetahui jika Kayla juga mulai mencintainya, namun semua usahanya sia-sia.
Hingga suatu malam, Keanu memberanikan diri menelpon Kayla.
Ternyata diangkat...
Halooo
Halo Kay, kamu ada di mana, aku merindukanmu Kay
.....
Kay...maafkan aku, aku janji nggak akan buat kamu sakit, kita mulai dari awal ya Kay, aku lelah mengejarmu, aku ingin memelukmu Kay
......
Maafkan aku jika membuatmu menangis, katakan kau di mana
Aku berada di tempat yang jauh, aku nggak mau semakin cinta sama kamu, aku takut semakin jatuh dan hancur..kedekatanmu dengan wanita itu akan terus berlanjut, sekalipun kau tidak mencintainya namun ia akan terus membayangimu...aku tidak mau dia ada diantara kita...
Kayla menutup ponselnya dan memeluknya dengan erat ke dadanya. Lalu melangkah ke kamarnya. Ia merasa tenang tinggal di kota yang jauh dari Keanu, membuka toko bunga yang baru seminggu ia buka.
Kayla bersyukur omanya mengijinkan saat ia memutuskan menjauh dari Keanu dan memilih tinggal di kota dingin ini.
Kayla mempunyai seorang floris handal yang mengerti betul usaha bunga ini.
Meski baru seminggu, usaha bunganya terbilang cukup ramai, karena Kayla menyediakan juga penjualan buket bunga berbagai ukuran dan di samping toko bunga Kayla, juga terdapat cafe yang membuat anak muda betah hangout di sana. Dan bagi Kayla menangani dua bisnis kecilnya bukan sebuah masalah.
****
Dua bulan sudah usaha bisnis bunga Kayla, dan tanpa ia duga berkembamg dengan pesat meski ia akui cafenya juga selalu ramai terutama jika malam minggu.
****
Suatu hari di minggu pagi, Kayla dikejutkan oleh kunjungan oma Yasmin yang mendadak. Kayla menyambut neneknya dan memeluknya.
"Kau ternyata lebih sehat dan segar di kota ini cucuku, gimana perkembangan usahamu?" tanya Yasmin pada Kayla.
"Bagus oma, sejak awal sebenarnya aku ragu, tapi florisku yang sangat membantuku hingga usaha ini maju pesat, eeemmm maaf mengapa tiba-tiba oma mengunjungiku?" tanya Kayla.
"Oma kangen kamu Kay, perusahaan memang tetap berjalan lancar dan secara berkala Dedi menemuiku langsung di rumah, dan Dedi akan segera menikah dengan Sinta," ujar oma Yasmin, terlihat Kayla kaget.
"Lebih baik begitu, Dedi lama menduda, sejak istrinya meninggal dia seperti larut dalam dukanya, makanya saat keduanya mulai dekat, aku panggil mereka untuk segera serius pada komitmen dan melanjutkannya ke jenjang pernikahan, ini undanganya, datanglah, Sinta dan Dedi sendiri yang mengantarkan padaku ke rumah," oma Yasmin mengusap wajah cucunya yang tampak lebih segar.
"Oh ya ada kabar duka, seminggu hari lalu, Wijaya, kakek Keanu meninggal Kay," suara oma Yasmin menjadi pelan dan serak.
"Aku jadi sedih mengingat Tita yang sampai saat ini masih saja sering pingsan jika mengingat suaminya dan masih sulit diajak berbicara," oma Yasmin menghapus air matanya yang tiba-tiba saja mengalir. Kayla hanya menunduk tanpa mengucap sepatah katapun, ia tahu bahwa Keanu lebih dekat dengan kakeknya dari pada papanya, kepergian kakeknya pasti membuat Keanu sangat kehilangan.
"Kayla... Keanu sempat sakit beberapa hari setelah kamu pergi, Tita sempat menelponku dan menangis memohon agar memberitahu kamu di mana, tidak oma beritahu karena kamu juga sakit kan Kay, oma yakin kamu nggak akan menemui Keanu kan Kay?" tanya oma Yasmin, Kayla mengangguk dengan ragu.
Keanu sakit? Kamu sakit apa Kean, tapi aku yakin kita akan semakin baik-baik saja saat saling jauh seperti ini, kau lebih bebas dengan wanita itu...
****
Tiga hari Yasmin mengamati Kayla dan bisnisnya, harus ia akui, cucunya mempunyai jiwa bisnis yang bagus, ramainya toko bunga dan cafenya meyakinkan Yasmin bahwa Kayla dapat menangani ke duanya dengan baik.
Hari keempat Yasmin pamit, dan Kayla mengantar sampai depan toko bunganya, tempat mobil dan sopir Kayla menunggu.
"Oh ya, oma kok lupa, kamu kan berahabat lama dengan Keanu, wanita seperti apa yang Keanu sukai?" tanya oma Yasmi tiba-tiba sebelum masuk ke mobil Kayla.
"Ada apa oma bertanya seperti itu? " Kayla balik bertanya dengan wajah kaget.
"Sebelum Wijaya meninggal, Tita sempat berpikir untuk menjodohkan Keanu dengan cucu Afrizal, Namira, kamu tahu kan Kay, Namira, apakah dia cocok untuk Keanu? " tanya oma Yasmin yang membuat Kayla merasa dadanya seperti di hantam palu berkali-kali.
"Eeemmm iii iiiya cocok oma,"sahut Kayla pelan.
" Baiklah, aku pulang Kayla, baik-baik ya sayang, aku akan menemui Tita, segera setelah dari sini, semoga ia sudah sehat, dan akan mengatakan padanya jika Namira cocok untuk Keanu," ujar Yasmin segera masuk ke mobil dan Kayla menatap sampai mobil tak tampak dari matanya.
Namira..Keanu akan dijodohkan dengan Namira..Namira menyukai Keanu sejak lama dan Keanu sangat tidak menyukai gadis itu, karena gaya hidupnya yang terlalu hedonis...tapi entahlah, apa peduliku, tapi mengapa dadaku sakit...
Mata Kayla berkaca-kaca, dan berbalik ke dalam toko bunganya,dengan langkah pelan. Sementara dari seberang jalan, Keanu mengamati wanita yang dicintainya dengan tatapan sedih.
Tanpa Kayla sadari, Keanu tetap menjaga Kayla dari jauh, seminggu atau duaminggu sekali Keanu mengunjungi kota ini dan hanya mengamati Kayla tanpa mendatanginya.
****
Seminggu setelah kunjungan neneknya, Kayla hendak menghadiri pernikahan sekretarisnya dengan wakil direkturnya.
"Mbak Ika, aku tinggal dulu ya, paling dua tiga harilah, titip toko bunga sama cafe," ujar Kayla yang diiyakan oleh florisnya.
"Iya, berangkatlah dik, biar aku yang menangani toko bunga dan Andian anakku yang ngurus cafe," ujar mbak Ika sambil menatap bos mungilnya dengan tatapan sedih.
Sejak awal Ika menangani toko bunga, ia yakin ada beban berat dalam pikiran bosnya, sampai suatu siang, tanpa sepengetahuan Kayla, Keanu mendatangi toko bunga yang saat itu kebetulan Kayla sedang beristirahat, dan berbicara banyak dengan Ika. Keanu sering menghubungi Ika tanpa sepengetahuan Kayla, hanya sekedar memastikan Kayla baik-baik saja.
****
"Akhirnya kau benar-benar datang sayang," Yasmin memeluk cucunya yang terlihat lebih pendiam sejak memutuskan akan menjauhi Keanu.
Kayla tersenyum dan melangkahkan kakinya menuju kamar, kembali rasa sakit datang saat menatap foto dirinya dan Keanu yang sedang tertawa lepas.
Keanu..apakah keadaanmu baik-baik saja?
****
"Sudah sayaaang, oma tunggu di bawah nih," oma Yasmin memanggil Kayla agar segera turun dan berangkat ke pesta pernikahan Sinta dan Dedi.
"Ya oma, Kay sedang make stiletto, Kay segera turun," saut Kayla dari atas.
Tak lama Kayla menemui omanya yang menunggu dan melangkah bersama menuju mobil.
****
Pesta pernikahan yang sederhana hanya dihadiri keluarga kedua mempelai, dan teman-teman sekantor tempat Dedi dan Sinta bekerja.
"Ibuuu terima kasih," Sinta memeluk Kayla saat Kayla menyalami keduanya, dan Dedi yang menggenggam tangan Kayla dengan erat.
"Kayla, tunggu oma di sini ya, kayaknya ada teman oma deh di sana," ujar Yasmin meninggalkan Kayla dan menghikang diantara kerumuman tamu.
Kayla menikmati puding dan menoleh saat merasa ada yang memperhatikan, dan ia kaget melihat wajah Keanu tampak lebih kurus dari terakhir yang ia lihat, hal yang tak kalah mengagetkan karena sepanjang ia mengenal Keanu baru kali ini Keanu berkumis dan tampak bulu-bulu halus di rahang dan dagunya.
Apa yang terjadi padamu, begitu kurus dan mengapa tak merawat dirimu dengan baik...
Keanu berjalan mendekati Kayla, berdiri tepat di depan Kayla.
"Apa kabar Kay?" sapa Keanu.
"Baik," jawab Kayla pelan.
Keanu menggengam tangan Kayla dan menariknya duduk. Kayla meletakkan piring pudingnya dan mengikuti langkah Keanu untuk duduk.
Membiarkan tangannya berada dipangkuan Keanu, mereka sejenak saling diam.
"Aku kangen kamu Kay, sangat...," Keanu hanya menatap tangan Kayla yang ada dipangkuannya. Kayla menarik pelan tangannya namun Keanu tetap menahannya.
"Biarkan sebentar Kay, sebelum aku melepaskanmu pergi dan menjauh lagi, proyek kita hampir selesai, setelah semuanya selesai, aku akan benar-benar menjauh darimu, akuuu akan menangani perusahaan papa yan ada di SG," suara Keanu semakin pelan dan Kayla menoleh, ada rasa takut Keanu benar-benar menjauhinya.
Keanu merasakan tangan Kayla yang membalas menggenggamnya, ia menoleh dan melihat mata Kayla yang berkaca-kaca.
Keanu berdiri dan menarik Kayla ke luar dari gedung itu, duduk berdua di kursi taman tanpa melepaskan genggamannya.
"Berapa lama kau di sana? "tanya Kayla, terdengar suaranya yang bergetar.
"Selamanya," sahut Keanu dan Kayla tiba-tiba memeluk Keanu, tak lama kemudian terdengar isak tangisnya pelan, Keanu membalas pelukan Kayla, mengusap punggungnya pelan, mencium rambut Kayla sambil memejamkan matanya.
"Aku akan selalu mencintaimu Kay, tak perduli berapa tahun aku menghabiskan hidupku sia-sia menunggumu," ucap Keanu dengan mata berkaca-kaca.
"Kaulah alasan mengapa aku semangat menjalani hidup meski tanpa papa mama di sisiku, kaulah alasan mengapa sampai sekarang aku tak pernah bisa mencintai yang lain," suara Keanu terdengar lirih.
"Aku, aku mencintaimu Kean, tapi aku selalu merasa tersakiti jika berada didekatmu, dan perjodohanmupun sebenarnya membuatku merasa sakit meski aku berusaha tak peduli, aku tak tahu harus bagaimana, aku hanya merasa bahwa hubungan kita hanya akan saling menyakiti, ditambah hubungan tak jelasmu dengan wanita itu, lalu apakah harus dilanjutkan jika kau membuatku selalu menangis? " tanya Kayla pelan.
"Maukah kau berjanji untuk tetap di sampingku Kay, aku sudah lama tidak berhubungan dengan Defla, ia berada di Johor dan mengurus perusahaan keluarganya setelah rencana pernikahannya gagal, ia tidak akan menemuiku lagi, ia merasa jika tinggal di negara ini akan selalu mengingatkannya pada pada mantan tunangannya itu, tetaplah bersama ku Kay, aku akan ikut dimanapun kau tinggal, dimanapun kau merasa nyaman, dan mengenai perjodohan aku..aku tak mengerti maksudmu?" Keanu masih memeluk Kayla dan kembali mencium ujung kepala Kayla.
Kayla mendongak menatap mata Keanu.
"Oma mengatakan bahwa nenekmu akan menjodohkanmu dengan Namira, cucu Pak Afrizal pengusaha terkenal itu," ujar Kayla pelan, Keanu bingung dan mulai mengerti bahwa itu hanya akal-akalan oma Yasmin. Dan Keanu hanya mengangguk.
"Tidaaak tidak Kay, kau tahu kan bagaimana aku pada gadis itu," sahut Keanu sambil melepas pelukannya,.menatap Kayla dari jarak dekat.
"Kita mulai dari awal ya Kay, mau kan?" dan Kayla mengangguk saat Keanu baru menyadari jika Kayla memakai lagi kalung yang sama dengan dirinya.
****