#8

1157 Words
"Non Kay, tadi nyonya besar nelpon pas non masih mandi, saya yang nerima," ujar Bu Lasmi, dan Kayla lemas, pasti omanya ngasi tahu ke Keanu kalo dia ada di sini. Dengan cepat ia mengemasi barangnya dan segera pamit ke Bu Lasmi. "Non mau ke mana?" tanya Bu Lasmi cemas. "Pengen istirahat aja Bu Lasmi, capek pikiran," ujar Kayla, tak lama taxi yang ia pesan datang dan Kayla pamit serta mencium pipi Bu Lasmi. **** Jam 12 siang terdengar ketukan di pintu depan dengan tergopoh bu Lasmi membuka pintu. "Den Keanuuu aduuu sampe kangen, lama nggak ketemu, wong pas sma sering ke sini kalo lagi ngambek-ngambekkan sama non Kayla, duh tambah ganteng den, eh iya ada apa ya den Kean ke sini?" tanya bu Lasmi. "Kaylanya ada bi?" tanya Keanu. "Walaaah saya ngerti dah kalo gitu, berarti dia mangkel marah sama den Kean ya?" tanya Bu Lasmi sambil menarik Keanu duduk. "Dia datang ke sini dini hari tiba-tiba naaangis meluk saya, tiap hari kerjaannya ngelamun, sulit makan, trus tahu nyonya besar nelpon eh dia malah buru-buru pergi, hmmm kok ya tetap to, kalo tengkar sama den Kean main sembunyi-sembunyi," terdengar tawa renyah bu Lasmi. Akhirnya Keanu pamit pada bu Lasmi. Kemana kamu Kay... **** Kayla membuka pintu apartemennya, tempat yang ia rahasiakan dari neneknya dan ia beli tanpa sepengetahuan neneknya. Akhirnya, ada gunanya aku membeli apartemen ini... Kayla meletakkan barangnya dan membuka bajunya, mengeluarkan makanan yang sempat ia beli sebelum masuk ke apartemennya. Dengan hanya menggunakan tank top dan celana dalam, Kayla membuka ponselnya dan banyak panggilan masuk dari Keanu, pesan singkat yang malas ia baca. Akhirnya apartemen ini menjadi tempat ternyaman Kayla memejamkan matanya dan dalam hati ia mulai memahami meski ia berusaha mengingkari Aku mulai mencintaimu Keanu dan aku benci menyadari itu... Kayla tertidur dan air matanya menetes perlahan. **** Sepuluh hari kemudian Kayla melangkah masuk menuju ruang kerjanya dan Sinta berteriak kaget. "Ibuuuu, ibu baru sembuh sakit ya?" tanya Sinta cemas. Kayla mengernyitkan keningnya. "Ibu coba ngaca, ibu kelihatan pucat, tirus dan lingkaran mata yang terlihat jelas, ibu istirahat saja, kalo ada apa-apa panggil saya ya," ujar Sinta bawel dan Kayla mendengus kesal karena pagi hari ini direcoki oleh suara Sinta yang ramai. Tak lama Pak Dedi menemuinya, melaporkan semuanya secara detil, selama sepuluh hari Kayla tak datang ke kantor. "Oh ya bu, nanti siang kita diundang Pak Keanu makan siang di kantornya dengan beberapa manajer, beliau ingin mengucapkan terima kasih karena kerja sama kita yang baik dalam proyek itu, dan mungkin Pak Wijaya juga hadir, beliau kan baru sembuh setelah komplikasi yang beliau derita, namun mungkin hanya sebentar Pak Wijaya, hanya sekedar menyapa kita," ujar Pak Dedi menjelaskan acara yang akan diadakan di kantor Keanu. "Wakili saya ya Pak, saya kurang sehat," ujar Kayla pelan. "Baik bu, ibu memang terlihat pucat, lebih kurus dari biasanya, saya pamit bu, mau melanjutkan pekerjaan," Pak Dedi melangkah menuju pintu. **** Lepas maghrib saat akan menuju mobilnya, Kayla merasa pusing, namun ia lanjutkan melangkah pelan sambil memegangi pelipisnya. Tiba-tiba ada yang menarik tangannya. "Kay, kemana saja kamu, kamu sakit, kamu terlihat sangat pucat Kay?" wajah Keanu terlihat kawatir. Ditepiskannya tangan Keanu dan dengan terhuyung Kayla melangkah. "Dengarkan aku, Defla ada masalah dengan tunangannya, tiba-tiba saja rencana pernikahan mereka gagal karena salah paham," ujar Keanu membuntuti Kayla. Kayla berbalik dan menatap dengan marah. "Berapa tahun kalian bersahabat, sampai saling memeluk seperti itu, kita, kau maksudku berani memelukku setelah enam belas tahun menjadi sahabatku, selama wanita itu ada di sekitarmu, kita akan saling menyakiti, pergilah, menjaulah dari hidupku, aku sakit jika dekat denganmu," mata Kayla berkaca-kaca ia benci menyadari dirinya mulai jatuh pada pesona Keanu. Kayla memegangi mobil yang berjajar menuju mobilnya, mengambil kunci dan ia memencet kunci mobil, Keanu memegang tangan Kayla. "Kay, Kay jangan seperti ini, kamu salah Kay, tidak ada perasaan apapun dalam hatiku pada Defla, aku mencintaimu Kay, Kayla, Kaylaaaaa," Keanu berteriak saat disadarinya Kayla pingsan dan terkulai lemas dalam pelukannya. **** "Kayla kenapa Bram, Kayla sakit apa?" tanya Keanu kawatir. "Nggak papa Kean, Kay hanya kelelahan dan kayak stres dia, dari tadi gelisah saja, padahal masih belum sadar dia, kamu masih mencintainya Kean, sudah kamu bilang sama Kay?"tanya dr. Bramasta teman sma Kayla dan Keanu. Keanu mengangguk, dan menatap wajah lelah Kayla. "Aku sudah mengatakannya Bram, aku baru punya keberanian, tapi sepertinya sulit jalannya bagi kami," suara Keanu mendadak parau. "Ah kau masih saja seperti itu, kau harus yakin Keanu," dr. Bram menepuk pundaknya. *** Oma Yasmin memandangi wajah cucunya dan perlahan matanya berkaca-kaca mengingat wajah almarhum mama Kayla dan mendiang suaminya, ia harus mengasuh Kayla sendirian, karena anak keduanya ada di Brisbane. Oma Yasmin kadang merasa terlalu keras mendidik Kayla. "Oma pulang saja, sopir oma sudah datang, biar Kean yang jaga Kayla," pinta Keanu pada oma Yasmin. Oma Yasmin menghapus air matanya. "Aku merasa terlalu keras mendidiknya, melihatnya sakit seperti ini dan badannya yang terlihat kurus, membuat oma merasa bersalah." Keanu memeluk bahu oma Yasmin. "Nggak oma, dia marah pada saya, dia sakit karena saya, saya minta maaf oma sudah membuat Kay sakit," suara Keanu tersendat karena ia menahan agar air matanya tidak jatuh. Oma Yasmin menoleh dan tersenyum pada Keanu meski air matanya masih saja mengalir. "Baiklah oma pulang dulu, titip Kayla, jaga dia," oma Yasmin melangkah ke luar diantar oleh Keanu sampai di samping mobilnya. *** Keanu merebahkan badannya di kasur kecil dekat Kayla. Meski tak bisa tidur ia berusaha mengistirahatkan badannya. Kejadian itu berputar lagi, saat Defla menangis histeris mengingat persiapan pernikahan 80% dan tiba-tiba keluarga tunangannya memutuskan secara sepihak, karena hal yang tak diketahuinya, ia bingung saat Defla memeluknya, kondisi Defla yang menangis histeris membuatnya tak tau harus berbuat apa, alangkah tak manusiawinya jika ia tiba-tiba mendorong badan Defla, Keanu hanya bisa mengajaknya duduk dan menenangkannya. "Omaaaa....," Keanu kaget dan segera bangun saat suara pelan Kayla mulai terdengar. "Kay," Keanu mendekati Kayla dan Kayla memalingkan wajahnya, air matanya mengalir deras. Pundaknya naik turun. "Kay, maafkan aku jika aku membuatmu sakit, apa yang bisa aku lakukan saat Defla menangis histeris karena 80% persiapan pernikahannya siap dan diputuskan tanpa sebab oleh tunangannya, tiba-tiba dia memelukku, apakah harus aku mendorongnya, aku hanya bisa mengajaknya duduk dan menenangkannya, maafkan aku, aku hanya mencintaimu Kay, tidak pada yang lain, 13 tahun aku memendam rasa, jika aku mau sejak dulu aku sudah memilih yang lain, tapi aku menunggumu selama itu, tetap berharap bahwa Tuhan akan mempertemukan kita lagi dan aku akan memintamu untuk menjadi istriku," Keanu memegang lengan kurus Kayla. "Pergilah, tidak ada jalan bagi kita selama wanita itu ada diantara kita, karena kamu tidak akan pernah tega padanya untuk menolak, aku bukan wanita yang terbiasa berbagi, aku tidak mau hatiku hancur berkali-kali, ini kali pertama kau menghancurkan hatiku, aku tidak mau mengulangnya lagi," Kayla masih memalingkan wajahnya. "Kay....," Keanu kembali memanggil dan dadanya semakin sesak, sekuat tenaga ia berusaha agar air matanya tak jatuh. "Kamu adalah orang yang sanggup membuat aku hancur tak bersisa, karena...karena aku mulai mencintaimu....pergilah dan jangan pernah kembali padaku.... " ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD