Sabtu pagi yang menyenangkan, semua peserta family gathering melakukan senam pagi dan begitu selesai ada salah satu staff Keanu yang tanpa disuruh tiba-tiba menjadi instruktur dadakan dan bergoyang dengan gaya lucu diikuti oleh seluruh peserta, canda tawa mewarnai peserta pagi itu.
Tak sadar bibir Keanu ikut tersenyum saat memandang Kayla yang bisa tertawa lebar, tawa pertama yang ia lihat setelah sepuluh tahun tak pernah melihat tawa itu lagi.
"Eh, Bapak mau senam apa lihat ibu Kayla saja, dari tadi liat ke sampiiing aja," tiba-tiba pak Rahman, sopir perusahaan Keanu, mengagetkannya, dan staff Keanu yang berada di sekitar tempat itu menjadi riuh.
***
Setelah sarapan, dilanjutkan dengan bermacam lomba sederhana yang mengocok perut.
Kayla enggan ikut, tapi tangan Keanu menahannya.
"Duduklah sini, di dekatku, meski kamu nggak suka, liat aja kelucuan mereka."
Mau tak mau Kayla duduk di samping Keanu. Keanu memandanginya sejak tadi dari jarak dekat.
"Jangan pandangi aku terus, aku nggak enak diliatin anak buah kamu dari tadi," ujar Kayla sambil minum juice jambu dan menghabiskannya seketika.
"Biar aja, mereka tahu kalo kita sama-sama single," sahut Keanu.
Tiba-tiba nama Keanu dan Kayla dipanggil untuk lomba bakiak raksasa berpasangan melawan para manajer.
Kayla tampak enggan namun Keanu menarik tangan Kayla dan Kayla akhirnya menurut.
Para manajer berpasangan dengan istri masing-masing dan saling memeluk dengan mesra, sementara Kayla nampak ragu saat Keanu yang mengambil posisi di depan, memegang tangan Kayla agar memeluk pinggangnya.
"Peluk aku Kay, santai saja, ikuti langkah kakiku, kita mulai dari kiri ya," Ujar Keanu perlahan.
Lomba berjalan dengan seru meski akhirnya Keanu dan Kayla kalah lalu keduanya jatuh berguling di garis finish.
"Sakit Kay?" tanya Keanu sambil menarik tangan Kayla membantunya berdiri.
"Nggak, cuman lecet dikit di siku," jawab Kayla.
Tiba-tiba ponsel Keanu berbunyi, tampak ia kaget dan berbicara serius.
"Aku tinggal dulu ya Kay, bentar aja, duduk dulu ya di sini," Keanu menepuk pundak Kayla, dan kayla mengangguk.
Sampai acara selesai Keanu belum juga kembali. Akhirnya Kayla memutuskan akan kembali ke kamarnya.
Saat hampir sampai, ia melewati gazebo samping, dadanya mendadak berdebar melihat Keanu duduk di sana dan ada wanita yang bersandar di dadanya sambil menangis.
"Sabarlah, tenanglah, semuanya akan baik-baik saja," bisik Keanu pada wanita itu.
Mata Kayla nanar menatap keduanya, dadanya mendadak sakit, apalagi saat ia melihat wajah wanita itu.
Secara bersamaan Keanu menoleh dan mendapati wajah Kayla yang membeku dingin tanpa senyum menahan marah.
Kayla mempercepat langkahnya meski mendengar Keanu memanggilnya, Kayla berlari ke kamarnya dan segera mengunci, ia mendengar gedoran dan panggilan Keanu.
Kayla tak menjawab, ia hanya memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa perih.
Kay tenanglah, kau tidak mencintainya kan, hai Kayla, kau jangan bodoh, kau membencinya ingat itu...
Kayla berusaha menenangkan dirinya, menahan agar air matanya tak jatuh.
Mengapa hatiku sakit, mengapa Tuhan, jangan jangan nangis Kay..
****
Saat makan siang Keanu tak melihat Kayla, ia mulai gelisah, ia telpon berkali-kali tak ada jawaban.
Sampai makan malam Kayla tak juga muncul barulah Keanu melangkah kembali ke kamar Kayla dan mendapati kamarnya sedang dibersihkan oleh roomboy hotel.
Keanu tercekat, ia bergegas ke repsionis dan barulah ia tahu jika Kayla telah checkout satu jam yang lalu.
Keanu kembali menghubungi Kayla namun tetap tak ada jawaban.
****
Dalam taxi yang disewa oleh Kayla, Kayla duduk di jok penumpang, melihat ke luar meski yang tampak hanya kegelapan malam.
****
Dini hari Kayla baru sampai di tempat yang ia tuju, mengetuk pintu dan terlihat wajah kaget dihadapannya.
"Ya Allah noooon kok nggak bilang-bilang kalo mau datang, aduuu sik tak siapkan kamar ya, sudah bersih sebenarnya, tapi kalo mendadak gini saya suka bingung, ayo ayo masuk, loh kok," Bu Sulasmi kaget karena tiba-tiba Kayla memeluknya dan menangis. Ia jadi ingat jika ada masalah saat sma biasanya Kayla melarikan diri ke villa orangtuanya ini dan menangis pada dirinya.
Bu Lasmi memeluk dan mengelus bahu Kayla lalu membimbingnya ke kamar.
"Istirahat ya non, wajah non Kay kelelahan, saya masak dulu ya," ujar bu Lasmi.
Kayla kembali memegang dadanya.
Ada apa dengan diriku, jangan sampai aku mencintainya.
Tak lama saat emosinya sudah bisa ia redakan, barulah ia menelpon neneknya.
Haloooo ada apa pagi-pagi sekali Kay
Omaaa aku ijin ya pengen istirahat seminggu aja
Ada apa lagi, kamu di mana
Kay dekat kok oma nggak jauh
Yang bener, di Brisbane apa di mana
Nggak omaaa nggaaaak, deket kok, aku bentar lagi mau nelpon Pak Dedi, biar ngehandle kerjaanku dulu, akuuu....
Hei ngapain kamu nangis, ada apa
....
Kay ada apaaa
Kay pengen nenangin diri oma, boleh kan..
Dan Kayla menutup ponselnya, merebahkan badannya, lalu tertidur dengan sisa air mata di pipinya.
****
Dua hari sudah Keanu mencari Kayla ke kantornya, anak buahnya tidak ada yang tahu keberadaan Kayla, bahkan sekretarisnyapun dibuat bingung oleh Kayla.
Keanu sempat mendatangi Pak Dedi, wakil direktur perusahaan Kayla, hanya memberi tahu jika Kayla menelponnya pagi-pagi sekali, menyuruhnya agar menghandle semua pekerjaan, termasuk proyek kerja sama dengan perusahaan Keanu.
Di satu sisi Keanu bahagia karena melihat Kayla yang cemburu, namun di sisi lain Keanu takut sekali Kayla kembali menjauh.
****
Hari ketiga Keanu terpaksa mendatangi rumah nenek Kayla, tak ada jalan lain bagi Keanu.
Sesampainya di rumah besar itu, Keanu disambut hangat oleh oma Yasmin dan dengan gugup Keanu bertanya keberadaan Kayla.
"Oma juga nggak tau, dia cuman bilang pengen istirahat, emang ada apa?" tanya Yasmin menatap wajah Keanu yang resah. Akhirnya Keanu bercerita semuanya pada Yasmin.
"Hmmm anak itu, selalu saja emosi dikedepankan, kok nggak dengar penjelasan kamu dulu, biasa deh," kata Yasmin menghela napas.
"Saya, saya takut dia menjauh oma, saya nggak mau dia jauh lagi dari saya," Keanu meneguk salivanya dengan berat.
"Dia bilang nggak jauh dari sini dan nggak ke Brisbane, apa ke villa orang tuanya ya anak itu," Yasmin berbicara sambil menerawang.
****
Malam hari Kayla merapatkan jaketnya, duduk di depan perapian, menatap lidah api yang menyala-nyala...
Tergambar wajah Keanu di sana, dengan cepat ia pejamkan mata, terbayang lagi Keanu yang memeluk wanita itu dan dadanya kembali sakit.
Pergilah, enyahlah dari pikiranku...
Dan bunyi notifikasi ponselnya berbunyi, diraihnya dengan malas dan dibukanya, ternyata dari Keanu
Ada di mana kamu Kay, jangan membuatku takut, kita perlu bicara, yang kamu lihat tidak seperti yang kamu pikirkan, aku merindukanmu Kay...
Kayla menutup ponselnya dan membiarkan tanpa ia balas..
Aku akan menjauh, ternyata dekat denganmu membuatku sakit...laki-laki terbyata sama saja, setelah menyatakan cinta masih saja memeluk wanita lain...Keanu aku juga ingin kau peluk saat ini..
Kayla mengusap air matanya yang tiba-tiba mengalir, ia tidak tahu untuk apa air mata itu...
Jangan cemburu Kay, jangan...