Ketika ada masalah menimpa dirinya, Bulan bukan bersembah diri pada Tuhan. Melainkan pergi ke tempat haram itu untuk melampiaskan rasa sakit yang selama ini dia terima dari orang-orang. Bulan sudah berapa kali meneguk vodka itu, tidak peduli kalau Rudi menahan wanita itu agar tak terus minum. "Rudi, tambah satu botol lagi." Bulan menunjukkan satu jarinya dengan wajah merah padam karena sudah mabuk. Rudi menahan tangan Bulan. "Lo ada masalah, makanya sampe gini? Coba cerita ke gue, jangan selalu melampiaskannya ke minuman, Lan. Nggak baik buat kesehatan lo nanti," nasihat Rudi. Bulan tertawa pelan, menepis tangan Rudi dengan kasar. "Lo yang dulu bilang sama gue, seberat apa pun masalah hidup kita. Minum aja sebanyak-banyaknya, biar kita lupa sama masalah itu dalam satu malam." Bulan men

