Cukup lama Gladis bertamu di apartemen Bulan, akhirnya dua pasangan itu pulang juga. Bulan memeluk tubuh Gladis sebentar, sambil membisikkan sesuatu. "Lo harus jaga suami lo baik-baik, takutnya nanti lo mengalami apa yang Mamih gue rasain dulu." Bulan tersenyum tipis, mengurai pelukan itu dan menatap wajah Gladis yang terlihat bingung. Tatapan Bulan beralih pada Bram. Menatap laki-laki dengan sinis, Bulan tidak mempan kala digoda Bram di dapur tadi. "Kalian hati-hati, ya. Gue doain proses persalinan lo nanti berjalan lancar," ujar Bulan lagi. Wanita itu melambaikan tangannya kecil seiring langkah Gladis yang mulai menjauh dari apartemennya. Bulan menutup pintu segera, menyandarkan punggungnya di balik pintu. "Sial! Kayaknya semua laki-laki itu sama aja, deh?" Dahi wanita itu mengkerut.

