21. Terlalu rumit

1494 Words

Bulan tak bisa mengelak lagi. Sekarang dia sudah berhadapan dengan Papih juga Mama tirinya. Resta sedari tadi sudah menyorotnya dengan tatapan sinis. Wanita itu juga sibuk mendrama menangisi Bintang yang sekarang sudah lebih baik dari kemarin. "Gimana, sih, Lan. Papih cuman minta kamu jagain Bintang dua hari dan itu aja kamu nggak becus." Wisnu mengerut pelipisnya, pening tiba-tiba menyerang ketika mendapati kabar kalau anak bungsunya jadi korban tabrak lari. Mendengkus pelan, Bulan duduk di seberang sang papih. "Papih udah tau, kalau aku nggak pandai dalam mengurus anak kecil. Lihat, kan kejadian sekarang udah terjadi baru Papih nyesel," sahut Bulan. "Itu juga salah kamu! Kenapa kamu telat jemput Bintang dari tempat les, ya hah?!" omel Resta dengan mata melotot. "Papih kecewa sama kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD