52. Bodyguard

1859 Words

Lamat-lamat dia membuka matanya, meringis kala merasakan sedikit pening. Laki-laki itu berusaha duduk dan bersandar di kepala ranjang. Dia tidak tahu kenapa dia bisa berada di sini, hal yang terakhir dia ingat, dia jatuh pingsan di dalam gudang pengap dan penuh dengan debu itu. Alam menatap hampa ke depan sana. Setelah ini dia tidak tahu harus melakukan apa-apa. Selain hanya bisa berdiam diri di dalam rumah, sementara pekerjaannya di kantor sudah di ambil alih oleh Dito sendiri. "Bulan," gumam Alam. Di saat begini dia sangat mengkhawatirkan Bulan, padahal dirinya baru saja terbangun di pukul sepuluh pagi ini. Suara pintu terbuka mengalihkan atensi Alam. Dia menatap Dara dalam diam, sementara wanita itu dengan wajah datarnya membawa nampan berisi satu mangkuk bubur ke atas nakas, sebelah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD