19

1424 Words

Daniel memainkan jari-jemari Abby, menciumi rambutnya dan membiarkan Abby bersandar di dadanya. Keduanya duduk bersantai di sofa setelah menikmati makan malam. “Thank you” Abby menempelkan wajahnya di telapak tangan Daniel. “Untuk apa?” “Memperlakukanku dengan baik...Aku tak pernah membayangkan situasi seperti ini ada di antara kita.” ucapan Abby terdengar lirih. Daniel mendekap erat tubuh Abby dan berkata, “Proses awal pertemuan kita betul-betul konyol. No...actually i’m the one who made a huge mistake for us. Tapi aku berjanji, hubungan ini akan lebih baik lagi.” Abby tersenyum dan mengarahkan wajahnya ke arah Daniel, “Kiss me..” Tangan Daniel membelai wajahnya dan... Tiba-tiba pintu apartemen Daniel terbuka, kini sosok Jasmine sedang menatap mereka berdua di pintu. Wajahnya merah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD