18

1185 Words

“Kita mau kemana?” tanya Abby sambil tertatih mengenakan sebelah sepatunya.  “Kencan.” jawab Daniel. “Aku ingin kau memilih barang hari ini, untuk kita.” lanjutnya. “Kita? Barang? Barang apa maksudmu?”  Daniel tak menjawab pertanyaan-pertanyaan Abby, ia malah menggenggam tangan Abby untuk meninggalkan apartemennya dan turun ke area parkir untuk mengambil mobilnya. “Dan..kau belum menjawabku. Kita mau kemana? Apa yang kau maksud dengan kencan dan memilih barang? Aku tak mengerti...” Abby protes atas sikap Daniel yang tak juga mau menjelaskan apapun padanya.  Daniel hanya tertawa dan menyalakan mobilnya, ia melirik Abby dengan sudut matanya, dan tersenyum geli melihat wajah Abby yang terlihat bingung. Memakan waktu 20 menit akhirnya mereka tiba di sebuah pusat perbelanjaan besar, dan D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD