Entah bagaimana lagi Daniel harus mengungkapkan rasa bahagianya, ia hanya dapat memeluk Abby dengan erat. Dan Abby pun membenamkan wajahnya dalam pelukan Daniel, kali ini ia lah yang merasakan detak jantung Daniel terdengar begitu cepat. Daniel membelai rambut Abby dan mencium keningnya. “Kupikir aku betul-betul sudah kehilangan seorang gadis pemarah”, ujarnya. Abby menepuk d**a Daniel dengan telapak tangannya seraya berkata, “Aku tak mungkin meninggalkan pria bodoh tanpa aku harus mengajarinya terlebih dahulu bagaimana cara menghargai seorang wanita”. Daniel tertawa. Ia mengecup bibir Abby dan lagi-lagi tak bosan memeluknya. Abby meminta Daniel untuk menunda semua pertanyaan yang ingin ditanyakan tentang kemana ia pergi selama menghilang. Ia hanya ingin mereka menikmati kemeriahan pesta

