“Baju ini terlihat cocok untukmu”, Daniel tertawa mendatangi Abby, memeluk dan mencium rambutnya dari belakang. Kaos dan celana Daniel terlihat sangat kebesaran di tubuh Abby yang kecil. “Sejak tadi aku selalu menarik celanamu yang terlalu besar ini untukku, sepertinya aku membutuhkan tali untuk mengikatnya”, kata Abby tertawa. Tangannya bergerak dengan cepat menyiapkan sarapan untuk mereka berdua. "Kenapa kau tak melepasnya?' goda Daniel dan seketika wajah Abby memerah. “Kau sudah lapar?” tanya Abby mengalihkan perkataan Daniel. Daniel mengangguk dan duduk di kursi makan. Tangannya mengambil beberapa potong kentang yang diiris tipis dan memasukkan sekaligus ke dalam mulutnya. “Apa rencanamu hari ini?” tanya Daniel. “Tak ada. Minggu lalu aku sudah mengikuti tes yang pertama di sebuah p

