Mentari pagi seakan tersenyum cerah, memberikan kehangatan bagi semua penghuni bumi. Sinarnya yang mengintip melalui celah gorden mengusik tidur nyenyak wanita itu. Si pria yang melihat wanita itu merasa terganggu tersenyum, menarik kursi, dan duduk di hadapan wajah Si wanita. Menghalangi sinar mentari menggangu tidur pulas wanita itu. Dalam diam Si pria mengamati wajah Jenny. Tak banyak yang berubah dari wanita yang ditemuinya beberapa tahun lalu. Ia masih ingat benar bagaimana antusiasnya wanita itu berlatih di rooftop sebuah gedung, cahaya rembulan membuat wanita itu tampak bersinar. Cantik. Apalagi saat ia berjalan sembari mengangkat sedikit dagunya. Walau wanita itu pemula, ia tampak begitu percaya diri. Ya, Jenny yang seperti itu, wanita yang tak takut akan dunia. Mata wanita itu m

