Menangis tak selalu tentang kesedihan. Nyatanya, wanita adalah makhluk yang kerap menangis walau senang ataupun sedih. Seiring berjalannya waktu, kedewasaan pun tak mampu membuat wanita menghilangkan kebiasaan itu. Pada hakikatnya, wanita memang lebih perasa, menggunakan hati daripada otak, hingga tak sedikit wanita yang tersakiti karena hati. Jenny pun pernah mengalami masa-masa kelam itu, menghabiskan kesendiriannya dengan menangis, namun perlahan ia sadar. Jika tangisnya tak mungkin bisa mengembalikan cinta yang telah hilang, tak mungkin bisa memperbaiki keadaan, hingga ia memilih tak lagi menangis. Setelah dikerubuni para awak media dan menjawab pertanyaan dengan lugas, seakan keduanya sudah berlatih terlebih dahulu, Rio mengantarkan Jenny ke butiknya. Jenny tentu saja menawarkan pri

