Sampai di hari itu, saat malam hari Kio belum juga kembali dari interview di sebuah stasiun radio di daerah jakarta pusat. Gwen kembali mendatangi apartemen kio. Gadis itu membentak-bentak Hafa dan memintanya memasak spaghetti karena dirinya merasa lapar. Hafa harus berbelanja bahan di minimarket di dekat apartemen mereka, dan kemudian memasak apa yang di minta oleh Gwen. “Eh, pembantu. Spagheti sama chiken wing pedes ya! Bisa kan bikinya? Kalo enggak bisa, cari di google atau gak cari yang instan di minimarket di bawah!” tukas Gwen. “Iya.” Jawab Hafa singkat. Sekembalinya Hafa dari minimarket, dia mulai memasak dengan sabar. Menuruti semua keinginan Gwen. “Tidak apa-apa. Gwen juga adik aku, jadi enggak ada salahnya menuruti kemauan dia.” Begitulah cara Hafa menghibur diri. Pukul semb

