Chapter 77

1206 Words

Rasa bosan menerpa Embun Deangkasa. Aktivitas rutin yang dia lakukan selama ini seperti petaka yang lambat laut menyiksa. Lebih baik berperang dan baku hantam daripada diam saja di tempat ini. Tak hanya Embun, semua orang mulai merasakannya. Tak ada kepastian kapan mereka akan dilantik. Bagi Embun pribadi, waktu pelantikan tidaklah penting. Yang paling penting adalah bagaimana dia menemukan cara untuk pergi ke Kastil Tua. Dia melihat ke arah mereka yang sedang menikmati udara pagi yang mulai nampak. Berjemur di pagi hari bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Sejak memberi pertolongan kepada Samudera, Embun bingung harus bagaimana. Dia tidak punya nyali untuk mendatanginya. Rasanya seperti perasaan kosong yang semakin lama semakin menyesakkan. “Embun, kau ikut tidak?”tanya Henry dengan waja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD