Renggangnya percakapan berakhir saat Putri Marime tiba. Mumpung ada kesempatan, dia berusaha keras menyatukan raja dan Samudera. Dengan karangan cerita sederhana, ia memberikan argumen bahwa selama ini raja merindukan Samudera. Baiklah. Ini tidak benar. Tentang isi hati raja, Putri Marime tidak pernah mengetahuinya. Dalamnya hati siapa yang tahu? “Kak, aku ingin bertemu temanku tanpa pengawalan. Bisa kan?”tanya Samudera saat membereskan barang-barang hendak pulang. Dia akan kembali ke tempat tinggalnya yang dulu. Tempat yang sudah lama tidak dihuni. Raja tidak pernah menyentuh tempat itu. Dia membiarkannya begitu saja. “Hmm, tenang saja. Aku akan mengaturnya.” “Terima kasih kak. Kau selalu bisa diandalkan.” “Tapi ingat. Jangan berniat untuk pergi lagi.” “Iya. Kalaupun harus pergi, a

