"Hei apa yang kau lakukan di sana?" seorang pria berpakaian keamanan dan membawa walkie talkie di tangannya memanggilku. "Saya sedang mencari mangkuk, Pak," ujarku. "Itu piranti untuk tamu penting," jawabnya. "Oh, maaf, Pak," ucapku segera berlalu pergi. "Oh ya, kulihat kau bingung, apa tugasmu di sini?" Pria itu menghentikan dan seperti curiga padaku. "Saya pelayan, Pak, tapi tadi saya disuruh mengambil mangkok," balasku. "Kalau begitu pergilah." "Terima kasih." Aku segera berlalu secepatnya. Acara di mulai, musik diputar dan tamu tamu bercengkerama dengan kolega mereka, dari sudut kulihat mantan ibu mertua sedang mengitari para tamu untuk memperkenalkan calon menantunya, dia terlihat amat bahagia dan bangga, berbeda denganku yang dulu hanya menantu yang tak diinginkan. Mas Bendi

