apa

1028 Words

"Apa? kau jangan mengada-ada!" Ayah Irina langsung bangun dari tempat duduknya. "Untuk apa aku harus mengada-ada, aku lelah berpura-pura menjadi anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa padahal hati ini tersakiti," jawabku sedih. "Lalu, Kenapa kau tidak jujur sejak awal?" "Karena mertuaku melarangku jujur demi bisa menyambung hubungan dengan keluarga kalian," jawabku lantang. "Mungkin ini pasti mengada-ada saja, mana mungkin Nyonya Selina akan bersikap demikian, kamu ini mencoba merusak hubungan kami!" "Kalo begitu, lihat ini!" Aku Buka layar ponsel lalu menunjukkan foto pernikahan dengan WNI pada keluarga itu. Tak pelak mereka semua terbelalak dan terkejut tidak karuan. Irina yang saat itu hanya duduk diam tak kuasa menahan amarahnya. Dia bangkit sambil meletakkan alat makan dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD