Bella

1416 Words

"Bella, jangan bilang begitu, Papa tahu persis seperti apa Tante sakinah, jadi berasumsi buruk tentang dia," ujar Mas Didit sedang anaknya hanya tersenyum miring sambil melipat tangan di d**a Apa yang terjadi pada gadis ini? Mengapa dia berkata seperti itu padaku. Kalimat yang terucap dari bibirnya sangat pedas meski aku harus memaklumi bahwa ia hanya bocah yang masih SMP dan sedang mengalami fase labil saat mencari jati diri. "Ini hanya salah faham, Bel. Tante ada urusan kecil tadi di Rutan." "Maaf, tapi mana ada ibu rumah tangga dan terus keluar masuk rutan tanpa tujuan mestinya Tante di rumah aja mengurus papa dan keluarga," ujarnya sambil berlalu. "Bella ... Ini gak sopan," sela Mas Didit sambil menatap anaknya tajam. Gadis itu tak memperdulikan kata kata Mas Didit sama sekali.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD