Bagian 55

1247 Words

Binar yang sedang sibuk melipat baju-baju si kembar, langsung mengalihkan atensi saat gagang pintu kamarnya ditekan oleh seseorang. Kemudian, kepala seseorang menyembul sebelum akhirnya daun pintu terbuka sempurna. Seketika, Binar membulatkan matanya ketika menyadari kehadiran seorang wanita dan pria paruh baya yang berdiri di depan kamar. Gegas, perempuan itu beranjak dari sisi ranjang, kemudian pasang badan di depan boks bayi, seolah-olah tengah melindungi kedua anaknya. Mengerti kekhawatiran Binar, Hasna pun berusaha menenangkan, “Jangan khawatir, Binar. Kami kemari bukan untuk merebut mereka dari kamu. Kami hanya ingin melihat cucu-cucu kami. Boleh, ‘kan? Binar mengembuskan napas lega. Kekhawatiran yang sempat menjejal hatinya langsung meluruh begitu mendengar perkataan Hasna. Perla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD