Mungkinkah?

1774 Words

Pintu ruang VVIP yang ada di rumah sakit itu Raymond buka dengan pelan setelah mendengar perintah masuk dari dalam ruangan saat ia mengetuk pintu. Dua kotak makanan Raymond berikan pada Maria saat pria itu sudah berada di dalam. “Apa ini?” tanya Maria. “Sarapan untuk Tuan Almeer dan Nyonya,” jawab Raymond. “Mama yang menyiapkannya.” Meskipun Raymond tidak yakin apakah Almeer sudah di perbolehkan memakan makanan dari luar rumah sakit, dia tetap membawakan Almeer makanan. “Terima kasih, mama mu sangat baik sekali,” ujar Maria. “Bagaimana keadaan Tuan Almeer?” “Sudah mulai membaik, aku lega saat dokter mengatakan kondisinya membaik. Jika tidak… aku pasti merasa bersalah.” Maria beranjak sembari membawa dua kotak makan yang Raymond berikan, wanita itu meletakkan keduanya di meja kemudi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD