Bab 14. Memulai Aksi Pendekatan

1235 Words

Embun pun berdiri, kini mereka saling berhadapan. “Aku cuma bicara fakta.” “Aku bukan pelakor!” seru Orin dengan mata menyala. Embun tertawa smirk, kepalanya miring sedikit. “Kamu emang pelakor! Kamu rebut Zamil dari Nilam! Apa namanya kalau bukan pelakor, hah?!” “Zamil dulu pacarku!" Orin melangkah maju satu langkah, nyaris menempelkan wajahnya ke Embun. "Nilam yang rebut dia. Jadi Nilam itu lah yang sebenarnya pelakor. Terus akhirnya Zamil nyesel nikah sama dia dan memilih kembali ke pelukan aku!” “Halah! Tetep aja pelakor! Mana sampai hamil lagi! Dih! Amit-amit jangan sampai keturunan aku seperti kamu!" Dia menatap perut Orin sejenak, lalu mengelus perut sendiri. "Dasar murahan! Perusak nama baik keluarga!” Bisik-bisik tamu di sekitar mereka terdengar jelas, sebagian bahkan mengang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD