bc

Riana : Di Penghujung Rindu 18+ ( Bahasa Indonesia)

book_age18+
16.1K
FOLLOW
135.4K
READ
others
escape while being pregnant
second chance
friends to lovers
badboy
CEO
boss
drama
sweet
bxg
like
intro-logo
Blurb

Warning: Mengandung unsur 21+

Jemari Riana mencengkeram erat punggung Arya. Desahan nafas sepasang anak manusia itu seakan berpacu dengan lenguhan dan decitan kasur yang terdengar memecah sunyinya malam. Keduanya seakan hilang akal.

Riana pun hanya bisa pasrah, menikmati apa yang dilakukan Arya. Tapi, saat libido sudah mencapai puncaknya, tiba-tiba Arya tersadar. Tubuhnya sudah menindih Riana yang half naked dengan mata terpejam.

***

"An..."

Ana menoleh ke arah Arya namun segera mengalihkan pandangannya saat melihat Arya yang tampak sungguh tampan dengan setelan jas lengkap warna biru dongker.

Tidak lagi, tidak lagi, ... Ana merapal dalam hati. Tidak, jangan sampai aku jatuh lagi di lubang yang sama!

"Boleh aku tanya sesuatu, An?" Tanya Arya lembut. Ana tersenyum dan mengangguk.

"Ini... Tolong jelaskan. Aku menyimpannya selama ini agar saat kamu pulang, aku bisa dapat penjelasan langsung darimu."

Mata Ana terbelalak. Kertas USG itu... aah Givi!! Ana mengambil kertas itu, melihatnya sebentar dan tersenyum ke arah Arya.

"Apa yang harus aku jelaskan tentang kertas ini?"

"Kamu waktu itu sedang hamil kan, An? Hamil anakku? Di mana dia sekarang? Maaf, waktu itu aku menolaknya. Tapi aku menyesal An, aku sadar itu semua salah kita, salahku. Maaf..."

Ana terdiam, mendungakkan kepalanya untuk melihat gemintang di langit yang malam ini tampak cerah.

"Kamu lupa apa yang Mas Gibran katakan padamu, Ar? Semua sudah jelas bukan?."

"Tidak! Kamu gak mungkin melakukan itu, An! Kamu gak mungkin menggugurkan kandunganmu!”

"Kenapa tak mungkin?"

"Karena aku tahu kamu. Kamu orang baik, berhati baik. Kamu gak akan tega menggugurkan kandunganmu. Iya kan, An?" Suara Arya melemah. Berusaha untuk menyakinkan dirinya, Ana akan mempertahankan kandungannya.

"Kalau begitu, kamu tak kenal aku dengan baik, Ar."

***

Ini bukan cerita romansa biasa, tapi diperlukan kerelaan hati untuk bisa menerima ending yang luar biasa. Siapkan hati dan kudapan manis untuk menemani harimu.

Sebuah cerita mainstream yang dikemas dengan antimainstream.

Cover by Eternity Studio

chap-preview
Free preview
1. Prolog

Mereka bersahabat sedari masih memakai seragam putih biru. Bahkan sampai sekarang, saat usia mereka sudah dewasa, sudah bekerja, mereka masih tetap menjaga persahabatan itu.

Arya cowok ganteng, pintar, kaya, sempurna untuk menarik para gadis datang padanya. Givi gadis cantik sepupu Arya yang perfeksionis. Shano si Ketua OSIS, dan Riana si gadis manis, cerdas, sederhana, si segala bisa, yang memendam rasa suka pada Arya sedari berseragam putih biru. Sayangnya Riana tidak percaya diri, minder dengan kondisinya.

Bukannya Arya tak tahu kalau Riana suka padanya, hanya saja dia tak mau memanfaatkan hal tersebut. Bahkan ibu mereka pun berteman, karena letak rumah yang tak terlalu jauh. Lagipula, Mas Gibran, kakak Ana - panggilan akrab mereka ke Riana, sudah menitipkan Ana padanya untuk dijaga. Karena Mas Gibran yang harus menggantikan posisi ayahnya yang meninggal, sehingga waktunya untuk menjaga Ana sangat terbatas.

Arya menyanggupi permintaan Mas Gibran, lagipula dia tak berani menolak. Siapa pula yang berani pada Mas Gibran? Dengan badan kekar, jago bela diri, dan jago negosiasi. Terkenal sering menghajar cowok-cowok iseng yang suka mengganggu Ana.

Berhubung harus bekerja di negara lain, di belahan dunia lain, mendekati kutub utara, di sebuah negara yang kita bisa mengagumi indahnya ciptaan Tuhan dengan melihat aurora, maka Gibran menitipkan Ana pada Arya. Gibran berharap bahwa Arya dapat dipercaya menjaga adik kesayangannya.

Tapi kepercayaan itu musnah begitu saja saat Arya menjadikan Ana sebagai friends with benefit, memanfaatkan kepolosan dan keluguan Ana yang sangat mencintainya, hingga membuat Ana hamil dan tak mau bertanggung jawab. Lebih menyakitkan lagi untuk menghindari tanggung jawab itu, Arya menuduh Ana hamil oleh lelaki lain!

Sakit hati, Gibran meminta agar Ana menggugurkan kandungannya dan mengacuhkan saja Arya dan mengikutinya ke Norwegia. Waktu berlalu, berjalan tanpa terasa. Hampir tiga tahun. Saatnya Riana kembali ke Jakarta, dia sudah rindu tanah kelahirannya, rindu pada masakan khas negeri ini, terutama rindu pada seseorang yang tetap ada di hatinya. Berharap bisa membuka lembaran baru hidupnya dengan tenang. Dia sudah berjanji akan mulai dari awal, tanpa mau lagi direcoki dengan masa lalu, Arya.

Tapi suratan hidup tak ada yang tahu. Manusia bisa berencana tapi Tuhanlah yang menentukan. Akankah Ana mau menerima Arya yang sangat menyesali perbuatannya? Ataukah Ana dengan segala logikanya memilih hidup bahagia bersama lelaki lain, Mario, yang menerima dia apa adanya?

Di saat cinta dan logika harus beradu, mana yang harus kamu pilih? Cinta dan masa lalu yang semu ataukah kebahagiaan yang nyata?


|

|

|

Jakarta, 3 Mei 2019

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Kelana: Aku, Ibu dan Dia ( Bahasa Indonesia )

read
239.4K
bc

Hujan, ajarkan aku lupa

read
1.8M
bc

Terjebak Dalam Dendam

read
479.4K
bc

Daddy Next Door

read
225.1K
bc

Dependencia

read
151.9K
bc

The Ensnared by Love

read
93.5K
bc

ILYAS : Man of Honor (Bahasa Indonesia)

read
90.4K
dreame logo

Download Dreame APP

download_iosApp Store
google icon
Google Play