Benci

1832 Words

"Do, lo kan udah jadian nih, pajak nya mana?" Pancing Wanda. Valdo menoleh kearah Wanda dan menaikkan satu alisnya,"gue gapernah ngerasa punya pacar," jawab Valdo enteng. "Jangan pura-pura lupa lo," kesal Anje. Valdo menggedikkan bahunya acuh dan terus melangkahkan kakinya menyusuri koridor menuju parkiran. "Eh itu Arana bukan? Sana do ajakin pulang bareng," ucap Wanda menyenggol bahu Valdo. Valdo sedikit melirik kearah pandang Wanda dan benar saja ada Arana bersama Gita dan Nesya yang juga berjalan menuju parkiran. "Buang-buang bensin," jawab Valdo seadanya. "Buset dah holkay sama bensin doang perhitungan." Andara menggelengkan kepalanya tak percaya melihat Valdo. Sedangkan dilain tempat Arana menatap nanar ban mobilnya yang kempes entah karena apa. "Ah anjiir! Mobil s****n!" Mak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD