*** Aku bersumpah tidak akan membiarkan Keano menciumku setelah ini. Pria itu benar-benar mengerjaiku! Dengan pakaian yang lebih pantas dipakai gembel seperti ini, Keano malah mau membawaku bertemu keluarganya? Fix! Dia beneran gila. Aku gagal paham dengan isi kepala Keano. Apa maksud pria itu membawa ku ke sini tiba-tiba? Mempermalukan aku? Untuk ke sekian kalinya aku melirik baju yang ku pakai saat Keano memencet bel. Jeans hitam polos, kaus oblong putih berlengan panjang, tas selempang kusam yang sudah ada sejak aku masih SMA, lalu sneaker putih. Apa penampilan ini pantas untuk dilihat ke dua orang tua Keano? Tanganku bergerak menyentuh rambut, aku mengepang miring seperti biasa agar tidak terlalu ribet. Tapi pasti rambut ini sudah berantakan karena aku tidur terlalu lama tadi

