Semenjak pertemuan pertama di hutan itu, Elli jadi sering pergi ke hutan yang sama untuk mencari ranting dan kayu bakar. Tentu saja setiap kali juga ia bertemu Nenek Tua misterius itu. Lama kelamaan Elli mulai terbiasa dan tidak menjadi takut pada Si Nenek Tua, bahkan setelah mengenalnya lebih dalam, Nenek itu ternyata memperlakukannya dengan sangat baik. Hingga suatu hari di musim dingin yang amat menusuk, kehebohan terjadi di desa kecil tempat Elli tinggal bersama ibunya dan keluarga majikannya. Berita itu menyebar begitu cepatnya, bagaikan api yang melalap kayu bakar. Berita, bahwa Elli sudah tidak pulang selama tiga hari, setelah pamit mencari kayu bakar di hutan yang jauh dari desa. Dan setelah sebulan pencarian tetap tak tahu di mana rimbanya, Elli pun dinyatakan benar-benar hilang

