Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** Revan duduk bersandar di kursi sambil memutar-mutar pulpen menggunakan jemarinya. Pandangannya lurus dan kosong. Benaknya memikirkan Dira yang berbincang dengan Friska pagi tadi. Kecemasan menyelimuti hatinya karena takut jika Friska berhasil membujuk Dira untuk bertemu dengan Satya, atau malah langsung ‘balikan’ seperti sedia kala. “Gue harus cari tahu nih. Jangan sampai Dira beneran balikan sama Satya. Masa gue harus patah hati lagi sama orang yang sama sih!” gumam Revan. Di dekat pemuda itu Alex yang tengah fokus menyelesaikan pekerjaannya jadi menolehkan kepala dan mengernyitkan dahinya ke arah Revan. “Lo bilang apa? Kebanyakan melamun kayaknya nih,” tanya Alex. “Gue bilang, gue harus

