Part 52 - Benci

1838 Words

Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** “Satya! Tunggu!” teriak Jovanka seraya mengejar Satya yang baru saja keluar melewati pintu rumahnya. Satya mengabaikan teriakan Jovanka meski sebenarnya pemuda itu mendengar suaranya. Satya malah mempercepat langkahnya agar Jovanka tidak dapat mengejarnya. Sudah beberapa hari ini Satya selalu menghindar dari Jovanka. Lebih tepatnya sejak hari ulang tahun Satya malam itu. Bahkan nomor Jovanka juga diblokir oleh Satya agar gadis itu kehilangan akses untuk menghubunginya. “Satya! Tunggu, Sat!” Jovanka juga semakin mempercepat larinya agar tidak ketinggalan Satya. Jovanka berhasil mengejar lalu mencekal lengan Satya. “Tunggu, Sat! Kamu menghindari aku?” tanya Jovanka dengan nafas terengah-enga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD