Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** Dirga dan Dira kini sudah sampai di rumah mereka. Sesampainya mereka, Dira langsung meluncur masuk ke dalam kamarnya tanpa kata. Dirga mengerti dengan sikap sang adik yang seperti itu, tandanya Dira butuh waktu untuk menenangkan dirinya. “Martabak cokelat keju kayaknya bisa bangkitin semangat Dira lagi,” cetus Dirga. Berkat ide yang baru dicetuskannya tadi, Dirga kembali melangkah keluar rumah untuk sekedar membeli martabak cokelat keju. Biar bagaimanapun juga dia harus merawat dan memanjakan sang adik menggantikan kedua orang tuanya yang sudah tiada. Sementara itu di tempat tinggal Satya, pemuda itu berjalan mondar-mandir di teras belakang rumahnya sambil memegangi ponsel di tangannya. Ses

