DINI HARI MEMBARA

1007 Words

Sepulangnya dari bioskop,Adam mengantar Hawa pulang ke rumah.Sekarang Adam dan Hawa sama sama berdiri di ambang pintu rumah Hawa. Jam sudah menunjukkan hampir pukul 2 dinihari.Tapi Adam masih menggebu ingin bersama pacarnya. Ada sesuatu yang belum tuntas di bawa sana tentang miliknya. "Yank,boleh nggak aku minta secangkir kopi dulu?"Adam mulai modus lagi sekarang. Hawa tegang."Jleb."Ia menelan ludah. "Adanya kopi sachet aja,kamu mau?"Sahut Hawa sungkan. "Nggak apa apa,kalau nggak ada air panas kasi gula juga aku mau."Sahut Adam kesenangan. Hawa lalu tertawa memalingkan wajah."Bisa aja." "Kamu kalau ketawa cantik banget deh,kayak malam langsung ganti jadi siang gitu,dari mendung jadi cerah terus ada pelanginya lagi."Gombalan Adam saat dinihari.(Yok readers,jedotin kepala ke dinding

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD