Ancaman

2093 Words

Pemandangan tubuh tegap, d**a bidang dan otot-otot perut yang terlihat keras, menjadi pemandangan indah Meg siang ini. Tidak sampai di situ, ketika Austin menurunkan celana panjangnya dan memperlihatkan boxernya, memaksa Meg menelan ludah. Ia sudah lupa dengan ketampanan Sean, begitu juga tubuh sempurnanya yang berhasil menggoyahkan hatinya dari Austin. Namun, siang ini pikirannya kembali normal. Hatinya tak tergoyahkan lagi. Bukan karena putus asa Sean belum accept permohonan akun Instagramnya, melainkan ia sudah meneguhkan hati untuk tidak tergoda dengan pria lain lagi. Meg memang mengakui ketampanan dan kesempurnaan tubuh Austin. Selain itu Austin lah pria yang sudah ia pilih untuk dijadikan sebagai suami. Menerima pria blasteran Belanda itu menjadi pria yang menemaninya seumur hidup.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD